BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam sebuah ruangan berukuran tak begitu besar itu terdengar suara riang tawa anak-anak yang tengah bermain. Mereka tersebar di berbagai wahana yang meski kecil tapi bisa memuat banyak anak.
Tempat bernama Galaxy Playground itu memang sedang jadi primadona para orang tua yang ingin menghibur abak-anaknya. Apalagi, tempat bermain yang berada di Jalan Raya Jurang, Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu terkenal ramah kantong.
Di Galaxy Playground terdapat berbagai macam permainan mulai dari prosotan, mandi bola, trampolin, sekuter, hingga jungkat-jungkit. Beragamnya permainan ini tak ayal membuat anak-anak betah dan sukar diajak pulang.
Baca juga: Wah! di Kudus Ada Playground Anak Indoor Murah, Bayar Rp12 Ribu Main Sepuasnya
Pemilik Galaxy Playground, Arifatul Rahmawati, mengungkapkan, taman bermain yang dirinya buka tersebut baru buka 30 Maret 2024 lalu. Meski baru buka, tempat tersebut selalu ramai oleh anak-anak.
“Ide buka usaha ini karena melihat masih jarang kan taman bermain yang di dalam ruangan gitu. Biasanya kan di mal-mal adanya,” tutur Rifa saat ditemui, Kamis (18/04/2024).
Rifa melanjutkan, tempatnya itu berbeda dengan di mal yang setiap permainannya harus bayar. Sedangkan di Galaxy Playground cuma bayar Rp15 ribu bisa main sepuasnya. Tentunya, tetap harus dengan dampingan orang tua.
Selain itu, ada alasan mengapa dirinya memberanikan diri untuk membuka playground, yaitu berawal dari kecintaan sang anak bermain di dalam ruangan. Hal itu kemudian menginspirasi Rifa untuk membangun sebuah usaha taman bermain di dalam ruangan.
Baca juga: Mabar Gaming Space, Rental PS 5 hingga Racing Simulator di Kudus yang Punya Fasilitas Mewah
“Awalnya karena lihat anak suka main di indoor gitu kan, terus habis main itu nafsu makannya meningkat. Yang dulunya nafsu makannya kurang, tapi pas main di playground gini kok nafsu makannya tambah. Jadi, punya ide buat buka kayak gini,” ungkapnya.
Menurut Rifa, meski baru buka playground miliknya sudah banyak dikunjungi banyak orang sekitar Kudus. Dirinya menyebut setiap harinya bisa menampung hingga 50 anak.
“Alhamdulillah lumayanlah, nanti anak-anak juga akan dapat printilan gratis dari sini sebagai kenang-kenangan kayak gantungan dan sebagainya. Biar mereka suka dan tambah banyak yang datang kesini,” ucap Rifa.
Editor: Ahmad Muhlisin

