Gudang SMP 1 Undaan Kudus Terbakar, Suasana UTS Sempat Berubah Panik

BETANEWS.ID, KUDUS – Suasana pelaksanaan ujian tengah semester (UTS) di SMP 1 Undaan, Kabupaten Kudus, mendadak berubah panik. Saat siswa tengah mengerjakan soal, asap mulai terlihat, disusul kobaran api yang muncul dari sebuah gudang di lingkungan sekolah, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Guru SMP 1 Undaan, Dwi Anggraeni, mengatakan awalnya ia mendengar suara seperti percikan dari arah gudang. Semula suara tersebut dikira berasal dari aktivitas biasa, namun beberapa saat kemudian mulai terlihat asap.

“Tak kiranya itu tadi kayak ada yang mindahin kayu. Terus makin lama kok ada asapnya,” kata Dwi saat ditemui di lokasi.

-Advertisement-

Setelah memastikan sumber asap, Dwi mendapati api sudah membakar bagian dalam gudang. Ia kemudian bergegas memberitahu guru dan petugas sekolah lainnya untuk segera melakukan pemadaman.

Sejumlah orang langsung mengambil ember dan menyiramkan air ke titik api. Pihak sekolah juga menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mengantisipasi api semakin membesar.

Untuk penyebab munculnya api belum diketahui secara pasti. Dwi mengatakan terdapat kemungkinan api berasal dari puntung rokok atau faktor lain.

Baca juga : 4 Desa di Kudus Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

“Penyebabnya belum tahu pasti. Mungkin dikarenakan puntung rokok, tapi dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Staf Tata Usaha SMP 1 Undaan, Abdul Muis, mengatakan kebakaran terjadi ketika kegiatan UTS sedang berlangsung. Kondisi tersebut sempat membuat siswa terkejut dan suasana sekolah menjadi ramai.

“Yang pertama ya kaget, ramai, tapi ditenangkan oleh pengawas. Bisa dikondisikan untuk ruangan anak-anak,” ujarnya.

Menurut Muis, penanganan awal dilakukan menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) milik sekolah. Selain itu, satu APAR dari pemerintah desa dan selang air dari keran taman juga digunakan untuk membantu memadamkan api.

“Hingga pemadam sampai lokasi dan membuat api benar-benar padam,” bebernya.

Dia mengungkapkan, gudang yang terbakar digunakan untuk menyimpan berbagai material bekas milik sekolah. Di dalamnya terdapat kayu, bekas rak sepatu, serta beberapa meja.

“Terkait kerugian, belum bisa menaksirnya. Yang terbakar paling material kayu, sedikit lah, nggak banyak,” katanya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER