31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Polisi Tangkap Lima Remaja Pelaku Penyerangan Desa Ketitangwetan

BETANEWS.ID, PATI – Polisi menangkap lima remaja terkait kasus dugaan penyerangan terhadap warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Pati. Kelimanya saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian di Mapolsek Batangan.

Kapolsek Batangan IPTU M Setiawan mengatakan, kelima pelaku yang diamankan tersebut merupakan warga dari desa tetangga. Mereka ditangkap pada  Rabu (10/9/2025) sekira pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: Pasokan Menipis, Harga Cabai di Pati Alami Kenaikan

-Advertisement-

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa tiga kaos hitam, satu jaket hoodie hitam, dan satu kaos putih bergaris abu-abu, ” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Kapolsek menyatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi-saksi.

“Langkah selanjutnya, kami akan melaksanakan gelar perkara, menyelesaikan penyidikan hingga tuntas,” jelasnya.

IPTU Setiawan juga mengimbau agar masyarakat tidak terpancing emosi dan tetap mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian.

“Kami meminta warga tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan. Polsek Batangan berkomitmen menuntaskan perkara ini sesuai hukum yang berlaku agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan pemuda melakukan penyerangan terhadap Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan pada Sabtu (6/9/2025).

Dengan puluhan motor, para pemuda itu tiba-tiba melakukan serangan secara brutal terhadap pemuda yang tengah nongkrong di depan Balai Desa Ketitangwetan dan musala. Akibatnya tujuh pemuda mengalami sejumlah luka.

Sementara, orangtua korban, Hasanuddin sebelumnya juga mendatangi Polresta Pati untuk mendesak agar segera menangkap para pelaku pengeroyokan sejumlah warga Desa Ketitangwetan.

“Dalam video CCTV telah jelas, korban jelas, terduga pelaku juga diketahui,” ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Diminta Periksa Torang Manurung Terkait Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Pati

Hasanudin mengatakan tujuh orang telah menjadi korban dalam penyerangan secara brutal tersebut. Bahkan mereka harus mendapatkan perawatan medis akibat yang di derita.

“Anak saya sendiri mengalami luka di kepala hingga harus dijahit lantaran pukulan benda tumpul. Matanya juga mengalami bengkak. Korban lainnya juga mengalami luka yang sama,” imbuhnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER