31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Kekeringan Mulai Melanda Jepara, Pemkab Siapkan Anggaran Rp37,6 Juta

BETANEWS.ID, JEPARA – Dukuh Alang-Alang Ombo dan Glingsem, Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara mulai mengalami kesulitan air bersih.

Pada Senin, (11/8/2025) lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara menyalurkan air bersih sebanyak 10 ribu liter bagi 647 KK yang terdiri dari 841 jiwa.

Baca Juga: Peringati HUT Jateng ke-80, NDX A.K.A Bakal Manggung Gratis di Jepara

-Advertisement-

Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) pada BPBD Kabupaten Jepara, Bagus Ari mengatakan untuk mengatasi bencana kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp37.683.000,-.

“Tahun ini kita sudah siapkan anggaran untuk dropping air sekitar Rp37 jita, itu dari APBD. Apabila dampak kekeringan meluas dan APBD tidak mencukupi maka kita ajukan BTT (Bantuan Tidak Terduga),” katanya pada Betanews.id, Rabu (13/8/2025).

Anggaran tersebut, menurutnya mengalami kenaikan dibanding tahun 2024 yang hanya sebesar Rp30.300.000,-. Pada tahun lalu, sebanyak 21 desa di 13 kecamatan yang berada di Kabupaten Jepara terdampak kekeringan.

Rinciannya, Desa Ngabul Kecamatan Tahunan; Desa Sumberrejo, Clering, Jugo, Kecamatan Donorojo; Desa Pecangaan Kecamatan Kaliombo; Desa Kunir, Gelang, Watuaji Kecamatan Keling; Desa Kepuk, Tengguli, Srikandang Kecamatan Bangsri; Desa Ujung Pandan Kecamatan Welahan; Desa Plajan Kecamatan Pakisaji; Desa Kuwasen dan Kedungcino Kecamatan Jepara; Desa Kemujan dan Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa; Desa Reguklampitan Kecamatan Batealit; Desa Bategede Kecamatan Nalumsari; Desa Kedung malang Kecamatan Kedung; dan Desa Pancur Kecamatan Mayong.

“Total jiwa yang terdampak dari 13 kecamatan yaitu 20.386 jiwa atau 7.206 KK,” sebutnya.

Baca Juga: Inovasi Mesin Pengolah Kayu Diharapkan Mampu Tingkatkan Daya Saing Industri Furniture Indonesia

Lebih lanjut ia mengatakan karena hanya memiliki dua armada untuk melakukan dropping air, pada minggu ini pihaknya akan berkirim surat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meminjam armada.

“Minggu saya juga mau ke Provinsi untuk pinjam armada, jadi nanti kita ada empat (armada). Dua milik Pemkab, yang dua lagi pinjam dari Dinas PU Jawa Tengah dan BBWS,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER