BETANEWS.ID, PATI – Seribuan warga Kecamatan Kayen yang tergabung dalam Komunitas Pati Cinta Damai menggelar istigosah dan doa bersama di Lapangan Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Pati , Kamis (28/8/2025) siang.
Istighosah tersebut digelar sebagai bentuk harapan agar Sudewo tetap melanjutkan kepemimpinannya sebagai Bupati Pati periode 2025–2030.
Baca Juga: Kades di Pati Bantah Usulkan Kenaikan Tarif PBB-P2 250 Persen
Warga menilai, meski baru enam bulan menjabat, Sudewo sudah menunjukkan perubahan nyata, terutama pembangunan infrastruktur jalan di wilayah mereka.
Dalam acara itu, emak-emak terlihat menyuarakan yel-yel dukungan, sementara sejumlah warga membawa spanduk berisi pesan agar Sudewo tetap memimpin Pati. Ada pula baliho bergambar Bupati Sudewo di sekitar lapangan.
“Semoga Pati tetap damai dan Bapak Sudewo tetap berlanjut sampai 2030. Semoga Bapak Sudewo dengan peristiwa yang sudah terjadi, semua masyarakat Pati bisa memaafkan Bapak Sudewo,” ujar Lisna, salah satu warga Kecamatan Kayen, Kamis (28/8/2025).
Ia juga menyebut, Sudewo dalam kepemimpinannya sejauh ini, pembangunan di Pati sudah merata.
Sementara itu, Koordinator Pati Cinta Damai, Junarko menyebut, kegiatan ini murni inisiatif warga.
“Ini dalam rangka istighosah dan berdoa bersama agar masyarakat Kayen dan sekitarnya supaya tetap kondusif. Dan, mendukung Bapak Sudewo tetap menjadi bupati dalam keadaan damai,” ungkapnya.
Kemudian, terkait dengan posko yang ada di lapangan tersebut, menurutnya sudah sekitar tiga hari ini. Keberadaan posko itu, katanya untuk memberikan dukungan moral dengan warga yang sependapat.
Baca Juga: Proyek Gagal, Masjid Agung Pati Batal Ditutup Total Tahun Ini
Untuk posko, katanya juga ada donasi dari warga,baik berupa minuman air mineral, roti maupun makanan.
Seperti diketahui, usai demo besar-besaran pada 13 Agustus 2025 lalu, Bupati Sudewo kini juga digoyang dengan HaK Angket DPRD Pati. Terbaru, Sudewo juga diperiksa oleh KPK terkait dengan kasus dugaan korupsi pada proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Editor: Haikal Rosyada

