31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Bantu Jaga Inflasi, Perumda Jepara Buat Program Perdana Jualan Bibit Cabai Bagi ASN  

BETANEWS.ID,JEPARA- Usai dilantik pada Selasa, (12/8/2025) lalu, pimpinan baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha mulai menjalankan program perdananya. Salah satunya yaitu program ASN Berdaya. 

Direktur Utama Perumda Aneka Usaha, Wike Dwi Utomo menjelaskan melalui program ASN Berdaya pihaknya ingin menghadirkan pemerintah sebagai penggerak ekonomi di tengah masyarakat. 

Baca Juga: Hasil Mutasi, Pemkab Jepara Bakal Sisakan 8 Jabatan Kosong 

-Advertisement-

Bentuk pelaksanaannya yaitu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai pertanian garden farming. Tanaman yang ditanam yaitu cabai rawit jenis ori.  

“Key aktor dari program ini yaitu ASN, karena (ASN) merupakan representasi pemerintah. 1 rumah tangga ASN targetnya bisa menanam maksimal 20 bibit cabai,” katanya melalui sambungan telepon, Sabtu (30/8/2025). 

Sebagai pelaksana program, Wike melanjutkan Perumda Aneka Usaha akan menyediakan bibit cabai berumur sekitar satu bulan dengan harga Rp15 ribu per polybag. ASN yang ikut dalam program tersebut nantinya juga akan diberi pendampingan mulai dari budidaya, perawatan, dan pemasaran hasil panen. 

“(Peran) kami menyediakan mulai dari benih, saprodi (sarana produksi pertanian), dan pendampingan. Kami juga akan luncurkan aplikasinya. Karena ASN ini kan ada yang paham pertanian ada yang tidak, di aplikasi itu dari panen sampai penjualan itu ada,” jelasnya. 

Untuk merealisasikan program tersebut ia mengaku sudah bekerjasama dengan berbagai pihak. Diantaranya dengan PT Indofood untuk pemasaran cabai dan PT Batamindo sebagai pelaku pertanian hidroponik. 

“Hanya saja nanti kan juga tergantung panennya seberapa banyak, kalau cuma sedikit kalah di transport. Kita sudah sediakan juga market lokal,” ujarnya. 

Ia mengatakan, dalam program tersebut tanaman cabai dipilih karena cabai termasuk dalam salah satu komponen inflasi. Sehingga dengan menanam cabai di pekarangan rumah, program tersebut diharapkan mampu membantu menekan inflasi.  

“Cabai ini kan tanaman inflasi, sehingga (harapannya) bisa turut serta membantu mengendalikan inflasi. Kemudian hasilnya bisa dipanen lebih dari 1 kali, selama usia produktif, cabai bisa dipanen hingga 20 kali,” ujarnya. 

Baca Juga: Diduga Berbuat Mesum, Warga Jepara Diarak Warga Sepanjang 2 Km

Pada tahap awal, ia menarget program tersebut bisa menyasar kurang lebih 1 ribu ASN dan di tahap selanjutnya ASN yang bergabung lebih banyak. 

“Di tahap 1 ini, target kita sistemnya bisa berjalan dulu sesuai dengan target bisnis yang sudah ditetapkan masing-masing,” katanya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER