31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Jadi Korban Pencurian, Puluhan Gram Perhiasan Milik Sepasang Lansia di Jepara Berubah Jadi Mainan 

BETANEWS.ID, JEPARA – Warga Desa Kerso, RT 2 RW 2, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara digegerkan dengan kasus pencurian perhiasan emas milik sepasang lansia bernama Sukarti (75) dan Suhadi (80). 

Puluhan gram perhiasan emas yang disimpan rapat didalam laci almari memang tidak hilang, namun perhiasan tersebut berubah menjadi barang mainan.  

Ditemui di kediamannya, Firda (41) keponakan Sukarti bercerita bahwa budenya tersebut sebenarnya sudah menyadari perhiasan emasnya berubah sekitar 15 hari yang lalu. 

-Advertisement-

Baca juga: Kasus Bank Jepara Artha, Mantan Pj Bupati dan Eks Sekda Jepara Kembali Dipanggil KPK

Pada saat itu, budenya yang hendak sholat subuh berjamaah ke masjid, kaget melihat pintu rumahnya dalam kondisi terbuka. Karena merasa memiliki barang berharga, budenya kemudian mengecek perhiasan emas miliknya yang disimpan di almari. 

“Waktu ngecek, bilang sama suaminya, lho kok cincinnya jadi gini. Tapi sama bapak dibilangin mungkin memang barangnya yang seperti itu, ibuk yang lupa. Soalnya bapak ini penglihatannya kan kurang jelas,” kata Firda saat ditemui di Rumah Sukarti, Senin (21/7/2025). 

Kemudian, pada Sabtu (19/7/2025) lalu, budenya melihat pintu salah satu jendela kamar rumahnya terbuka. Sedangkan kamar tersebut tidak pernah dipakai. 

Budenya kemudian kembali mengecek perhiasan emasnya dan bertanya kepada keluarga dekat di sekitar rumah. 

“Pas dicek hari Sabtu pagi kemarin itu baru ketahuan kalau itu ngga emas. Malamnya saya cek lagi, kok ada yang aneh. Paginya saya cek ke toko emas, ketahuan kalau itu bukan emas asli, tapi mainan,” ujarnya. 

Firda menyebutkan perhiasan emas milik budenya tersebut terdiri dari dua kalung emas seberat 10 dan 20 gram, sembilan cincin emas dengan berat masing-masing sekitar 2 gram, dua liontin dengan berat sekitar 2 gram dan satu buah anting-anting. 

Baca juga: OB Bank Plat Merah di Jepara Diciduk Polisi Akibat Edarkan Sabu-Sabu 

Jika ditotal seluruh perhiasan emas milik budenya tersebut memiliki berat sekitar 50 gram atau sekitar Rp70-80 juta jika dijual.  

“Dari sembilan cincin, itu ada satu cincin yang masih asli dan satu liontin itu masih asli, ngga ditukar sama mainan,” ungkapnya. 

Seluruh perhiasan emas milik budenya tersebut, setiap hari disimpan rapi dalam sebuah kain serbet berwarna merah. Selain perhiasan, di dalam serbet tersebut juga terdapat uang tunai sebesar Rp15 juta. 

“Nyimpennya itu di kain serbet, didalamnya ada perhiasan sama uang. Tapi yang uang tunainya ini masih, ngga hilang,” katanya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER