31 C
Kudus
Rabu, April 1, 2020
Beranda Jateng APD Mulai Didistribusikan...

APD Mulai Didistribusikan ke 61 Rumah Sakit di Jateng

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerima sebanyak 10 ribu alat pelindung diri (APD) pada Senin (23/3/2020) malam hingga Selasa (24/3/2020). APD tersebut kemudian langsung didistribusikan ke 61 rumah sakit di seluruh wilayah Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan langsung proses distribusi APD tersebut di Wisma Perdamaian Semarang, yang dalam masa penanganan COVID-19 ini dijadikan gudang logistik. Selain para petugas medis dan jajaran Pemprov Jateng, ada pula anggota TNI yang turut membantu.

“Dari Gugus Tugas kemarin langsung memerintahkan kepada Kodam dan membantu membawa ini. Terima kasih sudah membantu,” kata Ganjar, Selasa (24/3/2020).

Baca juga : Warga Terdampak Covid-19 Akan Dapat Bansos dari Pemprov Jateng

Ganjar menjelaskan, coverall sebanyak itu akan dibagikan ke 61 rumah sakit di Jawa Tengah yang masuk sebagai rujukan COVID-19. “Dari semalam sudah, karena semua daftar rumah sakit sudah ada. Daftarnya sesuai kebutuhan dan kapasitasnya. Sekarang mulai diambil satu persatu. Mudah-mudahan hari ini (kemarin) sudah bisa mengambil semua,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, coverall tersebut dikirim Pemerintah Pusat dari China. Namun yang membuat Ganjar bangga adalah, APD yang biasa disebut sebagai baju astronot tersebut diproduksi di Indonesia.

“Yang menarik, ini diambil dari China, ternyata ini Made in Indonesia. Ini sesuatu produk yang luar biasa. Semoga ini jadi pembelajaran. Meskipun saya tidak bisa baca (bahasa Mandarin) ini, saya bisa membaca yang ini, made in Indonesia,” katanya.

Baca juga : APD untuk Tangani Corona Minim, Ganjar: ‘Pemda Jangan Hanya Bisa Bebani Pusat’

Setelah dapat kiriman APD, Ganjar mengatakan, juga bakal menyusul bantuan dari Pemerintah Pusat berupa rapid test. Namun, Ganjar sendiri belum mendapat kepastian berapa jumlah rapid test yang bakal dikirim ke wilayahnya. Ganjar memastikan untuk APD saat ini merupakan hal mendesak yang dibutuhkan dalam penanganan COVID-19.

“Nanti kalau masyarakat mau bantu tidak apa-apa, langsung dikirim ke Dinkes atau kantor Pemprov,”pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

20,599FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...