BETANEWS.ID, PATI – Sebanyak 39 warga di Kabupaten Pati positif terjangkit chikungunya. Angka ini berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati pada tahun 2025 ini.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, Salis Diah Rahmawati mengatakan, pihaknya mencatat awalnya ada ratusan warga yang diduga terkena chikungunya. Mereka mengalami gejala seperti penyakit chikungunya.
Baca Juga: Tanah Bergetar Lalu Ambruk, Warga Ceritakan Detik-detik Tanggul Longsor di Metaraman Pati
“Jadi untuk kasus chikungunya di Kabupaten Pati selama tahun 2025 total suspek atau terduga chikungunya (memiliki gejala mirip chikungunya) sejumlah 132 kasus,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Dari ratusan kasus itu, ia menyebut ada sebanyak 25 orang yang dinyatakan positif terserang chikungunya. Kepastian ini setelah pihaknya melakukan cek laborat.
“Total positif chikungunya setelah dilakukan cek laborat dengan RDT Chikungunya 25 kasus,” lanjutnya.
Kemudian, angka warga yang terjangkit chikungunya bertambah setelah adanya laporan warga Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati yang diduga terkena penyakit tersebut. Pihaknya juga langsung melakukan upaya tindak lanjut merespon laporan tersebut.
Dinkes Pati memerintahkan Pukesmas Pati melakukan kunjungan dan penyelidikan epidemiologi sekaligus sosialisasi terkait chikungunya di Sugiharjo. Hasilnya, ada 14 warga di desa tersebut yang terjangkit chikungunya berdasarkan data desa yang pihaknya terima.
Baca Juga: Peringati Harlah ke-30, MAN 2 Pati Gelar Reuni Akbar Lintas Angkatan
“Hari Sabtu dan hari ini sudah dilakukan penyelidikan epidemiologi di Sugiharjo. Beberapa warga benar terjangkit chikungunya,” terangnya.
Pihaknya pun melakukan beberapa upaya untuk merespon temuan ini. Antara lain melakukan sosialisasi terkait pencegahan chikungunya, pembagian Abate, pemberantasan sarang nyamuk, foging yang akan dilakukan hari Rabu mendatang.
Editor: Haikal Rosyada

