31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Serunya Gogo Iwak Bandeng, Tradisi Menangkap Ikan dengan Tangan di Tambak Bakaran Wetan

BETANEWS.ID, PATI – Ada pemandangan yang menarik di kawasan Tambak di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati. Puluhan warga terlihat sibuk menangkap ikan bandeng dengan tangan kosong. Mereka rupanya tengah melakukan tradisi gogo iwak.

Sedikitnya ratusan kilogram ikan bandeng berhasil diangkat warga dari tambak yang ada di desa tersebut. Kegiatan yang diadakan pada Sabtu (22/11/2025) itu, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Berkat Bandeng yang digagas oleh Pemerintah Desa Bakaran Wetan dan Kementerian Kebudayaan.

Baca Juga: Porprov 2026 Makin Dekat, Atlet Pati Harus Latihan ke Luar Kota Imbas Stadion Joyokusumo Direhab

-Advertisement-

”Gogo bandeng, alhamdulillah antusias warga luar biasa,” ujar Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo.

Ia menyampaikan, selain gogo bandeng, kegiatan yang dimulai sejak Sabtu siang itu juga diawali dengan kirab petani tambak. Sejumlah petani tambak dan beberapa penari menggelar kirab menuju tambak.

”Kemudian sarasehan rembug kali, kemudian resik-resik kali bersama petani tambak dan masyarakat,” imbuh Wahyu.

Setelah rembug petani, warga menggelar bancakan wiwitan panen. Tradisi menjelang panen ini digelar dengan harapan hasil tambak bandeng melimpah.

”Sebelum panen ada prosesi bancakan wiwit panen dan ada penampilan tari bandeng. Kemudian lanjut, masyarakat panen ikan bandeng, gogo bersama-sama. Dari awal bibitnya sekitar seribu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, masyarakat yang ingin mengikuti gogo diwajibkan tak menggunakan alat. Mereka harus menangkap ikan bandeng dengan tangan kosong.

”Memang tangan kosong, dan tidak boleh bawa alat apapun. Mbah dulu memang kalau panen raya dengan cara dikuras, kemudian air habis, kemudian digogo bersama-sama. Sudah tradisi. Tapi di zaman modern ini pakai jaring,” ungkapnya.

Baca Juga: Wayang Sampah Ramaikan Festival Berkat Bandeng, Kreativitas Warga untuk Serukan “Jogo Kali”

Warga yang ikut gogo bandeng pun semringah. Mereka senang karena mendapatkan bandeng gratis. Meskipun harus berebut dengan warga lainnya.

”Ini ikan buat goreng untuk keluarga. Ndak mudah. Kami sudah biasa nangkap ikan. Ini dapat lumayan. Lebih dari sepuluh ekor,” kata salah satu warga, Maskanan. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER