31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Stok Solar Menipis, Disdagperin Pati Ajukan Penambahan Kuota ke BPH Migas

BETANEWS.ID, PATI — Menipisnya stok bahan bakar solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pati mendorong Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) setempat untuk segera mengajukan tambahan kuota ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Kondisi ini dikhawatirkan berimbas pada kelangkaan bahan bakar menjelang akhir tahun.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagperin Pati, Indyah Tri Astuti, memastikan, bahwa pihaknya telah mengusulkan tambahan kuota solar. Langkah tersebut ditempuh setelah laporan penyaluran dari SPBU menunjukkan bahwa stok solar hampir habis.

Baca Juga: Dinsos P3AKB Pati Salurkan 117 Kursi Roda untuk Disabilitas dan Lansia

-Advertisement-

“Kami sudah berupaya mengajukan penambahan kuota menjelang akhir tahun. Tapi untuk realisasi masih menunggu keputusan dari BPH Migas,” ujarnya.

Ia menuturkan, kuota yang tersedia saat ini hampir melampaui batas pemakaian. Disdagperin masih melakukan rekapitulasi laporan penyaluran hingga akhir Oktober untuk memastikan data kebutuhan yang akurat.

“Kuota yang ada hampir melebihi batas pemakaian. Kami masih merekap laporan terbaru, karena batas penyampaian laporan itu sekitar tanggal 15-an. Jadi angka pastinya belum bisa kami sampaikan,” ungkapnya.

Indyah berharap, penambahan kuota segera disetujui agar pasokan solar di lapangan kembali stabil dan tidak menimbulkan kelangkaan berkepanjangan.

“Kami sudah mengusulkan, sekarang tinggal menunggu proses di BPH Migas. Harapannya tidak ada keterlambatan supaya pasokan solar kembali stabil,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban SPBU Kabupaten Pati, Eko Kuswanto mengungkapkan, bahwa sejumlah SPBU mengalami penurunan stok solar secara signifikan menjelang akhir tahun. Ia menyebut sekitar 15 SPBU sempat kehabisan pasokan sehingga memicu keluhan masyarakat.

Baca Juga: Pastikan Laik Jalan, Sejumlah Bus Jadi Sasaran Ramp Check di Terminal Kembangjoyo Pati

“Banyak SPBU di Kabupaten Pati yang hari ini mengalami kendala kiriman solar. Stok akhir tahun di bulan Desember ini sangat berkurang, sangat minim. Karena perhitungannya kurang, banyak SPBU yang tidak dikirim,” ucapnya.

Eko berharap BPH Migas segera merespons pengajuan tambahan kuota dari Disdagperin agar distribusi solar kembali lancar dan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER