BETANEWS.ID, PATI – Penggalangan donasi untuk aksi demo pada 13 Agustus mendatang tidak hanya di depan Kantor Bupati Pati saja. Kini posko serupa juga berdiri di wilayah Kecamatan Gembong.
Posko ini menjadi tempat warga mengirimkan bantuan logistik untuk mendukung aksi unjuk rasa besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus mendatang. Bantuan yang diterima bukan berupa uang, melainkan logistik seperti air mineral, mi instan, rokok, dan bahan makanan lainnya.
Baca Juga: Usai PBB Batal Dinaikkan 250 Persen, Giliran Kebijakan Lima Hari Sekolah Ikut Dibatalkan
Posko penggalangan donasi ini dipusatkan di sebelah utara BRI Cabang Gembong. Yakni, di deretan ruko yang ada di lokasi tersebut.
Pujo Hadi Sukarno, Koordinator Penggalangan Donasi mengatakan, posko di Gembong tersebut dibuka sejak tiga hari lalu atau pada Rabu (6/8/2025).
“Ini mulai sudah Hari Rabu lalu. Sampai sekarang sudah ada sekitar 200 an kardus air mineral yang kami terima dari para warga, ” ujar Pujo, Jumat (8/8/2025).
Ia menyebut, bahwa donasi yang terkumpul ke posko tersebut berasal dari warga berbagai desa yang ada di Kecamatan Gembong. Di antaranya, dari Pohgading, Plukaran, Bermi, Bageng dan lain sebagainya.
Ia pun beralasan, pendirian posko penggalangan donasi itu untuk memberikan dukungan kepada warga yang akan melakukan demo pada 13 Agustus mendatang.
Ia menyebut, penggalangan donasi ini akan berlangsung hingga 12 Agustus mendatang. Kemudian,hasil penggalangan donasi yang terkumpul itu akan diantarkan ke Alun-Alun Simpang Lima Pati.
“Harapannya, satu yang inginkan, yaitu supaya Bupati ini bisa lengser. Itu suara dari warga Gembong, ” pungkasnya.
Baca Juga: Telanjur Kecewa, Warga Pati Tetap Turun ke Jalan Meski Kenaikan PBB Dibatalkan
Seperti diketahui, penggalangan donasi untuk aksi demo pada 13 Agustus sudah dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di depan Kantor Bupati Pati sejak 1 Agustus lalu.
Posko tersebut juga sempat akan dibubarkan oleh petugas Satpol PP, yang akhirnya berbuntut ricuh. Usai peristiwa itu, justru donasi semakin banyak yang mengalir.
Editor: Haikal Rosyada

