BETANEWS.ID, JEPARA – Kabupaten Jepara terpilih menjadi tuan rumah kegiatan Perpurnas Writers Festival (PWF) ke-4 yang diadakan selama lima hari, mulai dari tanggal 17-21 Oktober 2024. Mengusung tema ‘Menulis Untuk Perubahan’, Kabupaten Jepara terpilih karena memiliki rekam jejak panjang yang diwariskan Kartini melalui tulisan-tulisannya.
Joko Santoso, Sekretaris Utama Perpurnas mengatakan semangat Kartini yang ingin membuat perubahan di masa kolonial tersebut diharapkan mampu menular kepada generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan melalui menulis dan membaca.
Baca Juga: Punya Aset Rp453 M, Pj Bupati Minta BPR BKK Jepara Jaga Kepercayaan Nasabah
“Jepara memiliki sejarah panjang yang ditorehkan oleh Ibu Kartini. Gaungnya juga panjang sekali, tidak hanya berhenti di masa itu, sampai saat ini juga masih relevan terutama untuk mendorong anak muda agar lebih kreatif. Anak muda bisa kreatif dan inovatif kalau dimulai dengan gemar membaca,” katanya usai membuka kegiatan Perpurnas Writers Festival di Pendopo Kabupaten Jepara, Kamis (17/10/2024).
Rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu Gelar Wicara Penulisan, Peluncuran dan Bedah Buku, Pameran Literasi, Musikalisasi Puisi, Lokakarya Penulisan, Pemutaran Film Pendek, Dramatic Reading, Penampilan Musik, Historical Walk, Pertunjukan Wayang Kali dan Residensi Karimunjawa.
Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengaku senang dengan terpilihnya Jepara sebagai tuan rumah. Terlebih Indeks Pembangunan Literasi di Kabupaten Jepara juga terus meningkat ke arah yang lebih tinggi.
“Kami sangat berbangga dan bahagia sekali karena Indeks Pembangunan Literasi di Jepara semakin lama semakin baik, di Jepara angkanya mencapai 72,4 persen,” ungkapnya.
Baca Juga: DPRD Jepara Dorong Pemkab Bangun Kembali Bank Jepara Artha
Untuk terus meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, saat ini Pemkab Jepara telah mengembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di 52 Perpustakaan Desa/Kelurahan serta 27 Taman Baca Masyarakat.
“Untuk support Taman Baca kami juga sudah sampaikan kepada Provinsi dan Pusat untuk membantu banyak buku sebagai upaya untuk meningkatkan literasi di masyarakat,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

