31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Hamko Collection, Konveksi Seragam yang Pelanggannya Mayoritas dari Luar Jawa

BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah produksi seragam sekolah, Hamko Collection, Desa Kedungdowo RT 1 RW 7, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu terlihat sangat sibuk. Sejumlah pekerja, baik penjahit hingga bagian merapikan baju tak henti-hentinya mengerjakan satu per satu pakaian.

Beberapa seragam sekolah mulai dari OSIS, Pramuka, hingga batik dari berbagai jenjang pendidikan terlihat ada yang sudah jadi dan tinggal kirim ke pelanggannya.

Pemilik Hamko Collection, Hamdan, mengatakan, pada momen tahun ajaran baru ini, konveksinya menerima banyak pesanan baik dari eks Karesidenan Pati hingga luar Jawa.

-Advertisement-

Baca juga: Hamko Collection Kewalahan, Sampai Tolak Orderan 120 Ribu Seragam Sekolah

“Sebagian besar pesanan malah dari luar Jawa. Kalau sekitar sini, kan, mungkin sudah banyak ke tempat produksi lain, karena banyak,” beber pria berusia 47 tahun itu, beberapa hari lalu.

Ia menuturkan, pelanggan itu dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, Lombok Timur, hingga Sorong Papua. Sementara untuk pelanggan sekitar eks Karesidenan Pati, hanya 20 persennya.

“Saya tergabung sebagai anggota sekolah Hidayatullah di seluruh Indonesia. Sehingga pada saat ada pertemuan gitu, saya tawarkan ke teman-teman, kalau saya melayani order seragam,” jelasnya.

Selain mengandalkan relasi, Hamdan juga sering memasarkan produknya di media sosial seperti Facebook. Dengan menonjolkan kualitas jahitan, tempat produksinya kini terkenal dan bahkan sampai menolak partai besar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur.

“Saya terpaksa menolak orderan 40.000 dan 80.000 stel seragam dari Pemda Kaltim, karena modal terbatas dan kemampuan produksi juga terbatas. Salam pesanan itu tanpa DP jadi saya tidak berani mengambil,” ujarnya.

Baca juga: Pesanan Seragam Sekolah di Primadona Collection Meningkat 200 Persen

Tahun ini ia hanya bisa menerima pesanan 7.000 stel seragam. Jumlah tersebut berasal dari 35 sekolah, dan tujuh di antaranya adalah sekolah besar.

Alhamdulillah sangat meningkat. Kalau dibandingkan tahun lalu, peningkatan sampai 30 persen. Saat ini omzet yang sudah masuk sejak Juni-Juli sebanyak Rp380 juta. Sedangkan untuk mulai ramainya pesanan dari Mei 2024, tapi tidak begitu seramai di Juni dan Juli,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER