31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
Beranda blog

Implementasikan Kurikulum Merdeka, SMA NU Al Ma’ruf Kudus Gelar Karya Kearifan Lokal

0
Siswa SMA NU Al Ma'ruf sedang mengikuti Gelar Karya yang bertema Kearifan Lokal. Foto: Sekarwati.

BETANEWS.ID, KUDUS – SMA NU Al Ma’ruf Kudus mengadakan Gelar Karya yang mengusung tema Kearifan Lokal. Kegiatan tersebut sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada program pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kepala SMA NU Al Ma’ruf Anas Ma’ruf mengatakan, dalam IKM terdapat dua kegiatan, yaitu intrakurikuler dan kokurikuler. Ia menyebut, Gelar Karya merupakan bagian dari kokurikuler yang kemudian dilakukan dengan tujuh tema.

“Implementasi Kurikulum Merdeka atau IKM itu diterapkan di lembaga atau sekolah untuk yang kelas X, sedangkan kelas XI dan XII masih menggunakan kurikulum yang kemarin. Nah, IKM ini ada intrakurikuler dan kokurikuler. Kami disuruh ada tujuh tema bebas, peserta IKM nanti sampai kelas XII,” katanya pada betanews.id, Kamis (27/10/2022).

Gelar Karya yang diikuti oleh siswa SMA NU Al Ma’ruf. Foto: Sekarwati.

Baca juga: SMA NU Al-Ma’ruf Borong Piala Lomba Story Line dan Edukatif Kultural Museum Patiayam

Memilih tema kearifan lokal, lanjut Anas, bertujuan untuk membangun nilai-nilai kebudayaan, adat istiadat, melalui falsafah yang ada di lingkungan mereka. Sehingga, para siswa akan lebih memahami kebudayaan secara konkret.

“Jadi pada intinya, IKM ini ada Projek Penguatan Pancasila atau disingkat dengan istilah P5. Setelah melalui rapat, kami memilih tema kearifan lokal dengan harapan anak-anak ini lebih konkret, budaya, adat istiadat, falsah-falsafah di lingkungannya, kenapa ada budaya ini muncul,” imbuhnya.

Sementara itu, Waka Kurikulum Choironi Rofiqul menerangkan, dalam Gelar Karya Kearifan Lokal itu dilakukan dalam dua bentuk, yakni pemeran produk dan aksi. Sejumlah 61 kelompok dari 11 kelas memamerkan beberapa produk olahan, buah, dan tarian khas dari Kudus.

“Ini yang dipamerkan ada dua, dalam bentuk aksi dan produk. Kalau yang aksi jumlahnya 20, yang produk jumlahnya 41 stan. Karena dari 11 kelas, terdiri dari 6 kelompok dan beberapa kelompok ada yang dijadikan satu, totalnya 61 kelompok,” terangnya.

Baca juga: Tak Hanya Belajar Sejarah, Museum Juga Bisa Jadi Tempat Belajar Bahasa

Ia berharap, dengan adanya Gelar Karya itu, ke depannya dapat dilakukan dengan meriah dan lebih baik lagi. Tidak hanya itu, siswa juga diminta lebih perhatian memahami lingkungan sekitarnya.

“Harapannya anak bisa menguasai dan memahami lingkungan sekitar, sehingga untuk evaluasi ke depan lebih semangat lagi dalam mengusung tema,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Anggota DPRD Kudus Sebut Sistem PPDB Tahun Ini Sudah Paling Adil

0
Ketua Komisi D DPRD Kudus Ali Ihsan. Foto: Rabu Sipan

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Komisi D DPRD Kudus Ali Ihsan meminta sekolah di Kudus berbenah dalam menghadapi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Dengan sistem zonasi, semua peserta didik punya hak yang sama untuk menentukan sekolah yang dituju. Tidak ada diskriminasi tentang peluang masuk sekolah unggulan, sebab dalam sistem zonasi tidak mengenal sekolah unggulan.

“Oleh sebab itu, kami dorong agar setiap sekolah di Kudus untuk berbenah, baik dari sarana dan pra sarana maupun dari tenaga pelajar,” ujar Ali Ihsan kepada Betanews.id, Selasa (21/6/2022).

Ali menuturkan, PPDB dengan sistem zonasi pijakan keterimanya tidak pada tingginya nilai, tapi pada zonasi wilayah yang ditentukan. Mereka harus diakomodir sekolah di wilayah calon siswa, karena memang sudah aturannya.

Baca juga: Banyak Pendaftar PPDB SMA/SMK Kesulitan Input Data, Pemprov Jateng Siapakan Tim Pembantu

“Untuk mengakomodir mereka yang ingin bersekolah di sekolahan tertentu tapi tidak masuk wilayah zonasi bisa daftar melalui jalur prestasi. Jadi memang sistem PPBD sekarang itu sudah paling adil,” jelasnya.

Terkait permasalahan yang sering terjadi yakni server trouble, dia yakin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sudah membenahi dan mengantisipasi agar hal itu tak terjadi. Jika masih ada troubel dan peserta didik tak bisa mengakses data, maka bisa datang langsung ke sekolah yang dituju.

“Nanti pasti diajari oleh pembimbing cara daftarnya. Sebab semua sekolah pasti sudah menyiapkan pembimbing,” ungkapnya.

Baca juga: Banyak Pendaftar PPDB SMA/SMK Kesulitan Input Data, Pemprov Jateng Siapakan Tim Pembantu

Sedangkan terakit Kartu Keluarga (KK) ganda, ia menuturkan, bahwa hal itu merupakan masalah klasik. Ia pun tak memungkiri kasus seperti itu ada.

“Namun, yang jelas dengan sistem zonasi justru memberi peluang sama terhadap calon peserta didik. Tidak ada kemudian grade sekolah favorit dan sekolah pinggiran. Tapi dengan sistem zonasi akan menciptakan bahwa sekolah, semuanya unggulan,” tandas Ali.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Beri Bantuan Modal ke 81 UMKM, Hartopo: ‘Semoga dari Rp5 Juta Bisa Jadi Rp5 Miliar’

0
Hartopo menyerahkan bantuan modal usaha untuk UMKM di Kudus. Foto: Ist

BETANEWS.ID, KUDUS – Komitmen Bupati Kudus Hartopo menciptakan 500 wirausahawan baru dalam setahun terus diupayakan. Hal ini ditunjukkan dengan pemberian bantuan modal usaha bagi 81 kelompok wirausahawan. Tak tanggung-tanggung, pihaknya mengucurkan dana sekitar Rp2 miliar.

“Ini bentuk komitmen kami agar UMKM di Kudus bangkit terutama setelah pandemi. Bantuan merupakan komitmen kami menciptakan wirausahawan baru setiap tahun,” jelasnya usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (2/12/2022).

Hartopo memohon maaf karena bantuan baru diberikan kembali tahun ini, setelah sebelumnya pada 2020 dan 2021, APBD digunakan untuk menangani pandemi. Ditambah, besaran bantuan lebih sedikit dari 2019 yakni sekitar 10 juta rupiah per orang. Meskipun begitu, Hartopo berjanji akan mengupayakan yang terbaik pada tahun depan.

Baca juga: Ribuan Imam, Khatib, dan Marbut di Kudus Dapat Bantuan Totalnya Rp3,58 Miliar

“Mohon maaf karena nominalnya jauh dari sempurna karena masih ada refocusing anggaran. Semoga tahun depan kemampuan APBD bisa meningkatkan jumlah bantuan yang diberikan,” imbuhnya.

Pihaknya meminta agar pelaku UMKM terus berinovasi agar usahanya berkembang. Sehingga, bantuan dari Pemkab Kudus benar-benar bermanfaat. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai yakni meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Kalau setelah ini usahanya berkembang, saya juga ikut senang. Semoga bantuan Rp5 juta bisa jadi Rp5 miliar. Amin,” ungkapnya.

Selain itu, Hartopo meminta agar komunikasi antara pelaku usaha dan dinas tak terputus, terutama dalam hal transparansi dan verifikasi penerima bantuan. Kalau bisa, baik dinas maupun calon penerima responsif sehingga komunikasi lancar.

“Koordinasi dinas dengan calon penerima bantuan harus terjalin dengan baik, sehingga tak ada miskomunikasi,” ucapnya.

Baca juga: Nunggak SPP Rp2 Juta, Neysa Bersyukur Dapat Bantuan Sosial Rp600 Ribu

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Rini Kartika Hadi Ahmawati menyampaikan, setiap kelompok menerima sekitar Rp25 juta. Penerima bantuan adalah kelompok wirausahawan yang berasal dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus.

Terdiri dari 14 kelompok dari Kecamatan Kota, 10 kelompok dari Kecamatan Mejobo,  17 kelompok dari Kecamatan Kaliwungu, 9 kelompok dari Kecamatan Bae, 4 kelompok dari Kecamatan Jati, 5 kelompok dari Kecamatan Undaan, 1 kelompok dari Kecamatan Dawe, 9 kelompok dari Kecamatan Gebog, dan 12 kelompok dari Kecamatan Jekulo. Pihaknya menggandeng BNI Cabang Kudus untuk penyaluran bantuan.

“Bantuan ini diserahkan kepada seluruh kelompok melalui BNI secara non tunai dan tanpa dipotong sepeserpun,” paparnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Gibran Umumkan UMK Solo 2023 Naik Jadi Rp2,1 Juta, Paling Tinggi se-Solo Raya

0
Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (2/12/2022). Foto: Ist

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2023 naik 6,8 persen dari Rp2.034.810 menjadi Rp2.174.169. Ia mengklaim, UMK Solo menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten-kabupaten di Solo Raya.

“Kami juga lihat di wilayah sekitar. Solo yang paling tinggi kok,” kata Gibran ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (2/12/2022).

Suami Selvi Ananda itu menerangkan, besaran UMK 2023 ditentukan berdasarkan pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) RI Nomor 18 Tahun 2022 berdasarkan Indeks Alfa 0,1. Menurutnya, angka tersebut merupakan angka yang fair, baik bagi para karyawan, maupun pengusaha.

Baca juga: Ganjar Umumkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen Jadi Rp1,9 Juta

“Itu jalan tengah, karena Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan Serikat Buruh punya tuntutan berbeda,” ujarnya.

Gibran menuturkan bahwa Apindo sebelumnya mengusulkan kenaikan menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) 36/2021. Sementara dari unsur Serikat Pekerja/Buruh mengusulkan kenaikan 10 persen dari UMK tahun 2022.

“Penetapan ini juga mempertimbangkan keputusan yang diambil Gubernur Jawa Tengah,” ujarnya.

Perlu diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023. Adapun kenaikannya adalah sekitar 8,01 persen atau senilai Rp145.234,26, yang mana pada 2023 sebesar Rp1.958.169,69 dari sebelumnya Rp1.812.935.

Baca juga: UMK Kota Semarang Diusulkan Naik 7,95 Persen, Pengusaha Protes

Ganjar mengumumkan kenaikan UMP Jawa Tengah tersebut pada saat konferensi pers di kantornya, Senin (28/11/2022). Ia menjelaskan penetapan UMP tahun ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

“Permenaker 18 Tahun 2022 menyatakan bahwa penetapan UM memperhatikan inflasi dan pertembuhan ekonomi, serta nilai alfa,” jelas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Soroti Aktivitas Galian C Ilegal yang Jadi Penyebab Banjir, Ganjar Minta Agar Segera Ditertibkan

0
Kondisi salah satu wilayah di Pati yang diterjang banjir bandang. Foto: Ist.

BETANEWS.ID, SEMARANG – Banjir, rob dan tanah longsor menerjang sejumlah daerah di Jawa Tengah. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyiapkan sedikitnya Rp15 miliar anggaran yang dicadangkan untuk penanganan bencana darurat.

Menurutnya, Ganjar telah menerima informasi dan laporan terkini soal bencana di Jawa Tengah. Salah satunya pagi tadi Ganjar menerima laporan rob yang meninggi di sekitar Sayung, Demak.

“Kemarin ada banjir di Blora sudah surut, Pati di beberapa tempat dan ini mesti segera kita bereskan. Manusianya ditolong persoalannya kita selesaikan,” katanya.

Baca juga: Jalur Utama Menuju Pati Kota Tersendat Akibat Banjir Genangi Jalan

Ganjar mengatakan, penanganan bencana khususnya banjir dan rob perlu penyelesaian jangka panjang. Khususnya terkait pekerjaan sipil yang masih berjalan.

“Maka kenapa kami sering komunikasi dengan Pak Basuki Menteri PUPR, dengan BBWS, dan balai besar jalan untuk kita bisa berkoordinasi termasuk dengan kawan-kawan bupati wali kota,” ujarnya.

Secara khusus Ganjar juga menyoroti keberadaan Galian C ilegal yang jadi sebab bencana banjir di beberapa daerah. Perihal ini Ganjar meminta agar segera ditertibkan.

“Kita tidak anti lho, tapi kita atur tata ruang yang benar, tata cara penambangan yang benar dan legal,” tegasnya.

Ganjar tak memungkiri kebutuhan Galian C untuk proyek infrastruktur di Jawa Tengah tinggi. Hanya pelaksanaannya harus sesuai aturan agar tata ruang terjaga dan tidak mengakibatkan bencana.

“Allah kasih jalan sebenarnya setiap ada erupsi-erupsi dari Merapi itu bisa diambil dan itu sebenarnya rejeki yang kita dapatkan, tapi tinggal tata caranya saja agar tidak ilegal kemudian merusak lingkungan,” ujarnya.

Baca juga: Soal Banjir Pati, Pj Bupati: ‘Perbaikan Lingkungan di Pegunungan Kendeng Jadi Hal Mutlak untuk Dilakukan’

Terlepas dari itu, Ganjar memastikan seluruh bantuan baik sumberdaya manusia mau pun logistik dalam posisi siaga. Termasuk anggaran yang dicadangkan untuk situasi seperti ini.

“BTT kita kemarin itu Rp 15 miliar. Ada penambahan kalau nggak salah, saya lupa persisnya, kemarin kita minta untuk ada penambahan karena posisi bencananya kan bertambah. Kalau nggak salah sudah sampai Rp 20 M atau Rp 30 M,“ tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Jawa Tengah terkena bencana. Beberapa waktu lalu, di Pati mengalami banjir pada Rabu petang (30/11/2022). Sejumlah permukiman terendam banjir hingga ketinggian 2 meter.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Didukung Kader PAN untuk Nyapres, Ganjar: ‘Biar Antarpartai Komunikasi, Ketum yang Putuskan’

0
Ganjar Pranowo menghadiri acara Launching Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, Partai Amanat Nasional (PAN), di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022). Foto: Ist

BETANEWS.ID, SEMARANG – Ganjar Pranowo angkat suara terkait deklarasi DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah yang mengusungnya menjadi calon presiden 2024. Menurutnya, pemilihan Presiden 2024 akan dibicarakan oleh para ketua umum partai, dan Ia lebih memilih untuk fokus mengurus masalah di Jateng.

“Ada proses partai yang ada di masing-masing dan di PDI Perjuangan ada proses yang ada di PDI Perjuangan dan PDI Perjuangan itu pasti ada dong ibu Ketua Umum dan itu sudah berkali-kali kita bicarakan,” tegasnya saat menghadiri acara Launching Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, Partai Amanat Nasional (PAN), di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022).

Ganjar menyerahkan seluruh urusan capres pada ketua umum. “Pasti antarpartai nanti akan terjadi komunikasi. Biarlah para ketua umum ini nanti yang bicara dan menentukan soal capres ini,” tuturnya.

Baca juga: DPW PAN Jateng Deklarasikan Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024

Menurut Ganjar, setiap partai punya mekanisme internal. Ia menghormati proses tersebut dan berterimakasih karena sebagai kader PDIP mendapat apresiasi dari partai lain.

“Saya menyampaikan terima kasih, boleh dong menyampaikan terima kasih karena sebagai kader PDI Perjuangan diapresiasi oleh partai lain,” ujarnya.

Meski demikian, menurut Ganjar masih terlalu dini mengatakan bahwa PAN mengusung dirinya. “Semuanya masih terlalu dini ya, saya tadi datang itu dalam rangka menyambut muskerwil di PAN. Dan ini baru PAN Jateng, tidak tahu yang lain,” katanya.

Baca juga: Tanggapi Teriakan Ganjar Presiden, Zulhas: ‘Hampir Semua Wilayah Usul PAN Capreskan Ganjar’

Ganjar tegas mengatakan fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Apalagi saat ini masih terjadi inflasi dan persiapan menghadai Natal dan Tahun Baru. Selain itu juga sejumlah daerah terjadi banjir.

“Tugas saya masih menjalankan sebagai gubernur, mengendalikan inflasi hari ini, kita juga sedang menyiapkan Nataru ini sudah masuk Desember ya, banjir masih ada, tanah longsor masih ada, itu tentu menjadi perhatian saya. Sekali lagi kalau di PDI Perjuangan ya Ketua Umum yang akan menentukan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Jembatan Apung Setrokalangan Diperkirakan Akan Dilewati Ribuan Buruh Rokok Setiap harinya

0
Jembatan apung yang dibangun di Sungai Lusi. Jembatan ini untuk memfasilitasi warga Demak menuju Kudus atau sebaliknya. Foto: Rabu Sipan.

BETANEWS.ID, KUDUS – Jembatan apung saat ini sedang dibangun di Sungai Lusi sebagai penghubung antara Kabupaten Kudus dan Kabupaten Demak. Jembatan apung itu dibangun salah satunya untuk memgakomodasi ribuan buruh rokok Kabupaten Demak yang bekerja di Kudus agar mereka bisa memangkas jarak.

Perangkat Desa Kedungwaru Lor, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yakni Sukron menyampaikan, bahwa jembatan apung yang berada di antara Desa Setrokalangan, Kudus dan Desa Kedungwaru Lor, Demak salah satunya memang untuk mengakomodasi ribuan buruh rokok. Sebab, setiap hari ada ribuan buruh rokok dari Demak yang hilir mudik ke Kudus.

“Ribuan itu hanya buruh rokoknya saja. Belum lagi nanti warga Demak lain yang ikut menyeberang. Mungkin juga ada warga Kudus yang ingin ke Demak bisa menyeberang lewat jembatan apung ini,” ujar Sukron kepada Betanews.id, ketika ditemui di lokasi pembuatan jembatan apung, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Jembatan Apung Dibangun di Sungai Lusi, Jadi Jalan Pintas Warga Demak dan Kudus

Menurut Sukron, jumlah buruh rokok di Kabupaten Demak yang bekerja di Kudus dan tinggal di desanya atau pun sekitarnya diketahuinya ketika ada bantuan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dari data tersebut diketahui, buruh rokok di Desa Kedungwaru Lor, Kecamatan Karanganyar, kurang lebih ada 600 orang.

Kemudian di Desa Tugu Lor, Kecamatan Karanganyar ada buruh rokok kurang lebih 450 orang. Di Desa Kotakan, Kecamatan Karanganyar terdapat kurang lebih 600 buruh rokok. Di Desa Kedungwaru Kidul ada 700 buruh rokok. Serta di Desa Gempolsongo, Kecamatan Mijen itu ada sekitar 100 buruh rokok.

“Memang yang buruh rokok di Desa Kedungwaru Kidul berangkat dan pulang kerjanya ke Kudus tak semua lewat jembatan sini, sekitar sepertiganya saja. Namun, tetap nantinya ada ribuan buruh rokok yang akan memilih berangkat atau pulang kerja dari pabriknya yang ada di Kudus melalui jembatan apung ini. Karena lebih hemat dan efisien waktu,” jelasnya.

Dia mengatakan, jembatan apung yang sedang dibangun ini sebagai pengganti alat penyeberangan sebelumnya. Yakni perahu eretan ketika musim hujan atau ketika debit air tinggi. Serta alat penyeberangan berupa jembatan sesek ketika musim kemarau.

Baca juga: Melihat dari Dekat Proses Pembangunan Jembatan Apung di Sungai Lusi Sepanjang 70 Meter

“Bedanya jembatan apung ini nantinya lebih praktis. Orang yang ingin menyeberang pakai motor bisa langsung melintas dan bisa seberangan,” ungkapnya.

Dia menuturkan, jembatan apung dibangun sepanjang 70 meter dengan lebar 2,5 meter. Pengapung menggunakan sekitar 95 drum. Sementara untuk jembatannya menggunakan bahan kayu mahoni.

“Tenaga yang mengerjakan didatangkan langsung dari Kabupaten Brebes. Sebab m mereka memang sudah ahli dalam pengerjaan jembatan apung,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Jembatan Mojo Kembali Dibuka, Sukiman Kini Tak Perlu Memutar Jauh saat Hendak ke Solo

0
Jembatan Mojo kembali dibukai usai direnovasi, Jumat (2/12/2022). Foto: Khalim Mahfur

BETANEWS.ID, SOLO – Senyum semringah terpancar jelas dari wajah Sukiman (63) saat untuk pertama kalinya kembali melintasi Jembatan Mojo yang kembali buka, Jumat (2/12/2022). Dengan melewati jalur itu, ia kini tak perlu lagi memutar jauh ketika hendak ke Solo dari rumahnya di Sukoharjo.

Sebelumnya, jembatan tersebut dilakukan perbaikan sejak 26 September 2022 lalu lantaran sudah tidak layak untuk dilalui. Oleh sebab itu, banyak masyarakat Solo yang hendak bepergian ke Sukoharjo ataupun sebaliknya harus melewati jalur alternatif.

Sukiman saat melintasi Jembatan Mojo yang kembali dibukai usai direnovasi, Jumat (2/12/2022). Foto: Khalim Mahfur

Pada saat jembatan diperbaiki, Sukiman mengaku harus melalui jalur lain yakni di daerah Bekonang untuk pergi ke Solo. Tentunya perjalanan yang dilaluinya memakan waktu yang lebih lama, yakni mencapai 30 menit.

Baca juga: Jembatan Sasak di Bengawan Solo Ini Jadi Jalur Alternatif Ribuan Warga Solo-Sukoharjo Setiap Hari

“Ya dari teman-teman WA (WhatsApp) gitu (informasi pembukaan). Kebetulan pergi lewat sini. Sekarang lebih bagus, senang,” kata Sukiman.

Sebagai informasi, Jembatan Mojo telah kembali dibuka pada Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 10.00 WIB. Pada saat jembatan dibuka, banyak kendaraan yang langsung memadati kedua ruas jalan.

Di tempat lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Nur Basuki menerangkan, jembatan itu ditutup dari 26 September sampai 30 Oktober 2022 untuk melakukan penggantian pelat beton menjadi baja Otrotopik. Penggantian pelat ini bertujuan untuk menambah kemampuan jembatan dalam menahan beban kendaraan yang lewat.

Basuki mengatakan, untuk perbandingan jembatan lama dengan yang baru ini berdasarkan goyangan sangat jauh berbeda. Dulunya jembatan yang dilalui kendaraan 20 ton dengan kecepatan 40km/jam menimbulkan goyangan selama 210 detik.

Baca juga: Jembatan Wonokerto Demak Akan Beroperasi Mulai Hari Ini

“Jauh berbeda, dulu lebih dari 3 menit goyangan berhenti, ini masih bergoyang tapi tidak mengerikan seperti dulu,” kata dia.

Basuki menyebut, proses pembangunan jembatan ini selesai sesuai target dengan menelan anggaran Rp28 miliar. Pemeliharaan jembatan akan dilakukan setiap tahun untuk mengencangkan baut atau mur yang berada di bawah jembatan.

“Untuk baut kita akan cek tiap tahun, kemudian kerangka ini nanti akan kita cat. Ini kami juga uji statis dan dinamis sekitar dua hari lagi. Untuk dinamis kita uji dengan kendaraan yang lewat ini,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Soal Banjir Pati, Pj Bupati: ‘Perbaikan Lingkungan di Pegunungan Kendeng Jadi Hal Mutlak untuk Dilakukan’

0
Petugas, relawan dan warga bergotong royong membersihkan lumpur yang genangi pemukiman warga. Foto: Ist.

BETANEWS.ID, PATI – Banjir yang terjadi di Kabupaten Pati mendapatkan atensi penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah. Selain pemenuhan kebutuhan penyintas, BPBD Jateng juga mengimbau warga di dekat sungai waspada jika hujan deras terjadi dalam jangka lebih dari satu jam.

Seperti diketahui enam kecamatan di Pati terdampak banjir yang terjadi pada Kamis (30/11/2022). Keenam kecamatan itu adalah Winong, Tambakromo, Gabus, Juwana, Jakenan, dan Sukolilo. Hingga Jumat pukul 10.00 WIB, beberapa wilayah telah surut, namun adapula yang masih tergenang seperti Juwana akibat luapan Sungai Silugangga.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Jateng Dikki Rulli Perkasa mengatakan, warga yang mengungsi telah mendapatkan penanganan dasar. Mulai dari kebutuhan logistik dan akses kesehatan.

“Untuk kondisi sekarang, yang terdampak secara emosional sudah tertata. Jikalau dirasa aman, mereka pulang (siang hari), untuk melakukan pembersihan rumah. Namun untuk malam hari mereka tetap di pengungsian,” ujarnya, Jumat (2/12/2022).

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, meninjau lokasi pengungsian korban banjir. Foto: Ist.

Baca juga: Jalur Utama Menuju Pati Kota Tersendat Akibat Banjir Genangi Jalan

Secara umum, ia menjelaskan kebutuhan dan situasi di lokasi terkendali. Selain itu, saat kejadian relawan penanggulangan bencana dari Demak, Jepara, Grobogan, dan Rembang, langsung bahu-membahu memberikan bantuan.

Berdasarkan laporan data per tanggal 2 Desember2022, pukul 10.00 WIB, pengungsian terdapat di Desa Sinomwidodo berjumlah 200 jiwa. Korban jiwa tercatat dua orang atas nama Sumirah (65) dan Su Ami (61) warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo. Sedangkan luka ringan ada tujuh orang berasal dari Sinomwidodo.

Data rumah rusak sementara, di Desa Sinomwidodo ada tiga unit rumah roboh, 212 unit rusak sedang dan 417 unit rusak ringan. Adapun, di Desa Godo ada dua rumah terdampak banjir.

Sementara itu, ada beberapa infrastruktur yang terhempas banjir. Tercatat ada 2 jembatan penghubung antardukuh yang ambrol di Desa Kropak, Kecamatan Winong sebuah jalan penghubung tergerus aliran sungai dan satu desa di Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong ambrol. Selain itu, 21 ternak tercatat terdampak. Rinciannya 12 ekor kambing hanyut, tiga ekor sapi hanyut, dan enam ekor sapi mati di kandang.

“BPBD Provinsi Jateng telah mengirikan tim pendamping dan logisitik berupa 50 kilogram beras, 10 kardus mie instan, 2 kardus sarden, minyak goreng dan 40 lembar selimut,” ujarnya.

Selain itu, telah didirikan dapur umum di Desa Godo, Desa Sinomwidodo, dan dapur umum dari Dinsos (Tagana). Selain itu telah didirikan juga fasilitas kesehatan di Dusun Tamansari, Desa Godo.

“Giat pembersihan lumpur oleh BPBD dari Provinsi Jateng, BPBD Jepara serta komunitas relawan juga telah dilakukan,” ungkap Dikki.

Sementara itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyebut, kebutuhan dasar warga terdampak banjir bandang yang terjadi pada Kamis (30/11/2022) telah terpenuhi. Bahkan, warga sudah kembali ke rumah masing-masing begitu air surut.

Ia menjelaskan, banjir disebabkan meluapnya air di aliran Sungai Godo. Wilayah terdampak meliputi Desa Gunungpanti, Desa Kropak (Kecamatan Winong) dan Desa Sinomwidodo (Kecamatan Tambakromo). Selain itu, wilayah di Kecamatan Gabus juga terdampak.

Henggar tidak mau berspekulasi terkait penyebab pasti banjir di wilayahnya. Ia menyebut, evaluasi terhadap penyebab banjir memerlukan waktu dan kajian komprehensif. Namun demikian, perbaikan lingkungan di Pegunungan Kendeng menjadi hal mutlak untuk dilakukan.

“Rekonstruksi (bangunan) terdampak bencana banjir akan dilakukan langkah perbaikan. Selain itu, perbaikan lingkungan, karena adanya pembukaan lahan hutan sosial untuk tanaman produktif yang seharusnya tidak menghilangkan tanaman keras, tapi kenyataanya banyak disalahartikan. Nah terkait itu, saya akan moratorium pembukaan hutan sosial dan berkomunikasi dengan Perhutani, untuk melakukan reboisasi,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas penambangan ilegal yang ada di wilayah Kendeng.

Hal serupa diungkapkan Kalakhar BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo. Ia mengungkapkan, hingga Jumat pagi, pengungsian yang masih aktif berada di Masjid Desa Sinomwidodo. Sementara di Desa Godo dan Tanjunganom masyarakat sudah kembali ke kediaman masing-masing.

“Di Sinomwidodo itu pun, ketika kondisi siang hari terang, tidak ada yang stay di masjid. mereka tetap beraktivitas, baru pada malam hari warga kembali jumlah tak banyak. Jumlah kerusakan rumah terdampak yang masuk kerusakan berat sedang ringan, masih didata,” ungkapnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap menyiagakan personel baik dari BPBD Pati atau relawan penanggulangan bencana di wilayah yang membutuhkan bantuan.

Berkaca pada banjir bandang pada Kamis lalu, Budi mengimbau masyarakat di hulu dan hilir aktif berkomunikasi, mengingat hujan diperkirakan masih akan terjadi hingga Februari 2023.

Baca juga: Tinjau Banjir Mangkang, Ganjar Minta BBWS Sat Set Bikin Tanggul Sementara

“Masyarakat di aliran sungai harus meningkatkan komunikasi. Warga di hulu supaya berkomunikasi dengan yang ada di hilir ketika ada hujan deras, supaya masyarakat siap-siap. Selain itu, selalu kami sampaikan agar ada tempat tinggi di dalam rumah supaya bisa menaruh barang berharga ketika banjir,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta, agar segera dilakukan normalisasi terhadap Sungai Godo. Ini mendesak, karena sedimentasi menyebabkan sungai tak mampu menahan tingginya debit air yang diakibatkan curah hujan.

“Alih fungsi hutan jadi tanaman semusim (diduga) menjadi sebab. Upaya yang bisa dilakukan adalah normalisasi sungai Godo, karena sedimentasi berlebih yang disebabkan kerusakan di catchment area di areal Pegunungan Kendeng. Nah ini merupakan ranah BBWS agar sungai mampu menampung aliran air,” urainya.

Terkait status siaga bencana, Budi mengatakan tengah menyelesaikan draft tersebut. Dalam waktu dekat diharapkan segera selesai dan mendapat persetujuan dari Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Razia Tempat Karaoke di Jati Kudus, Polisi Temukan Purel Masih di Bawah Umur

0
Polisi melakukan razia di salah satu tempat karaoke di Kudus. Foto: Ist.

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan petugas kepolisian dari Polres Kudus melakukan Razia tempat karaoke di sejumlah tempat yang ada di wilayah Kecamatan Jati. Razia tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kudus Kompol M Adimas bersama Sat Reskrim Polres Kudus.

Salah satu tempat karaoke yang didatangi petugas yaitu di Cafe Happy yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus. Saat dilakukan razia, petugas menemukan 18 purel atau pemandu karaoke dan satu di antaranya masih di bawah umur.

Baca juga: Dapat Laporan dari Warga, Bupati Kudus Langsung Sidak Tempat Karaoke yang Masih Nekat Beroperasi

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama melalui Wakapolres Kudus Kompol M Adimas mengatakan, razia ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang menyebutan bahwa ada tempat karaoke di lokasi tersebut masih beroperasi dan juga memperkerjakan gadis di bawah umur.

“Razia ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan di Cafe Happy masih beroperasi. Di samping itu pula memperkerjakan anak di bawah umur,” kata Kompol M Adimas, Kamis (1/12/2022) malam.

Selain mengamankan belasan pemandu karoke, di tempat karaoke tersebut pihaknya juga menyita 1 dus minuman keras berbagai merek. Kemudian, pemiliknya akan panggil untuk dimintai keterangan.

“Kegiatan seperti ini (Ops Pekat) akan masif dilaksanakan, tidak hanya tempak karaoke saja, namun tempat tempat peredaran Miras. Ini merupakan komitmen Polres Kudus dalam menciptakan situasi selalu kondusif,” imbuhnya.

Baca juga: Nekad Beroperasi, Satpol PP Kudus Sita Barang-Barang Milik Tempat Karaoke

Seperti diketahui, saat ini Polres Kudus sedang rutin melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Bahkan bebarapa hari kemarin, Sat Reskrim Polres Kudus berhasil mengungkap prostitusi online aplikasi MiChat dengan mengamankan pelaku LM (41) dan MR (41) yang merupakan warga Lumajang, Jawa Timur di sebuah kos di Desa Megawon, Jati, Kudus.

Modusnya pelaku membuat akun MiChat, kemudian menawarkan layanan prostitusi kepada pengguna MiChat. Setelah transaksi terjadi, kemudian pelaku mendapatkan uang Rp 500 ribu.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Jalur Utama Menuju Pati Kota Tersendat Akibat Banjir Genangi Jalan

0
Seorang pengendara terlihat sedang mendorong sepeda motornya karena mogok. Foto: Ist.

BETANEWS.ID, PATI – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati dalam beberapa hari ini, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Pati bagian selatan.

Setidaknya, ada enam kecamatan di Pati bagian selatan yang terendam banjir. Yakni, Kecamatan Tambakromo, Gabus, Winong, Pucakwangi, Kayen dan Sukolilo.Dari wilayah tersebut, lokasi terparah yakni di Kecamatan Tambakromo dan Winong.

Beberapa relawan akan menyalurkan bantuan kepada korban banjir. Foto: Ist.

Baca juga: Tinjau Banjir Mangkang, Ganjar Minta BBWS Sat Set Bikin Tanggul Sementara

Sementara itu, dari pantauan Betanews.id pada Jumat (2/12/2022) siang, jalur utama antarkecamatan menuju Pati tersendat karena jalan terendam air dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter.

Kondisi tersebut terjadi di depan SDN Gempolsari 3, Kecamatan Gabus, Pati. Beberapa pengendara yang melewati jalur tersebut harus memelankan kendaraan sepeda motornya.

Bahkan, beberapa di antaranya yang nekad untuk melewati genangan air tersebut sepeda motornya mogok karena kemasukan air. Akibatnya, mereka harus mendorong sepeda motornya melewati jalan yang digenangi air sekitar 1 kilometer tersebut.

Salah satu pengendara yang sepeda motornya mogok adalah Paijo. Ia yang akan menuju ke Gabus, terpaksa harus mendorong sepeda motornya.

“Sudah terlanjur gimana lagi. Ini mau ke Gabung. Tanggung sudah lewat sini, ya langsung saja. Tapi ini tadi motornya kemasukan air, jadi mogok,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Semarang Siapkan Bantuan Rp1,8 M untuk Seribuan Korban Banjir

Untuk diketahui, khusus di Kecamatan Gabus, setidaknya ada empat desa yang terendam banjir. Yakni Desa Mintobasuki, Gempolsari, Tanjang dan Banjarsari.

Sejumlah relawan tampak sudah mulai menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Pati.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Tanggapi Teriakan Ganjar Presiden, Zulhas: ‘Hampir Semua Wilayah Usul PAN Capreskan Ganjar’

0
Ganjar Pranowo bercengkerama dengan Zulkifli Hasan saat menghadiri acara Launching Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, Partai Amanat Nasional (PAN), di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022). Foto: Ist

BETANEWS.ID, SEMARANG – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menerima masukan dari kadernya di Jawa Tengah yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Ia akan membawa aspirasi ini untuk didiskusikan bersama Koalisi Indonesia Bersatu, yakni dengan Partai Golkar dan PPP.

“Jawa Tengah sudah memutuskan satu nama, Pak Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi calon presiden dan wakil presiden yang disampaikan kepada DPP tadi,” katanya usai acara bersama kader PAN se Jawa Tengah, di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022).

Menteri Perdagangan itu menjelaskan, ada mekanisme yang harus dilakukan, yakni berkomunikasi dengan Dewan Pengurus Pusat.

Baca juga: DPW PAN Jateng Deklarasikan Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024

“Tentu nanti mekanismenya kan kita sampaikan di DPP pada saatnya,” ucapnya.

Zulhas menyebut, usulan agar PAN mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden muncul di hampir semua wilayah.

“Memang hampir semua wilayah begitu suaranya,” kata dia.

Selain DPP, Pria kelahiran Lampung itu menuturkan juga akan menyampaikan aspirasi dari wilayah ini ke KIB. Apalagi PAN sendiri tidak cukup untuk mengusung capres dan cawapresnya. Menurutnya, dari Partai Golkar dan PPP juga pasti ada usulan capresnya.

“Nanti ada Golkar ngusulkan, PAN ngusulkan, PPP ngusulkan, kita berembug. Soalnya saya yang umumkan nggak cukup juga nggak bisa. Makanya nanti berunding dengan KIB. Nanti KIB juga nambah lagi. Prosesnya gitu karena ada syarat 20 persen,” kata Zulhas.

Disinggung soal kehadiran Erick Thohir yang disinyalir jadi pilihan calon wakil presiden, Zulhas mengaku sudah ‘nyantol’ dengan Menteri BUMN itu.

Baca juga: Ganjar Sesalkan Relawan Ganjar yang Laporkan Puan ke KPK hingga Benturkan Jokowi dengan PDIP

“Udah hari-hari sama saya gimana. Paling kuat nggak, paling nyantol istilahnya,” katanya.

Sementara Gubernur Ganjar Pranowo usai acara tak banyak menanggapi. Deklarasi dukungan yang muncul dari PAN Jateng, kata Ganjar, harus dihormati. Ia juga mengatakan soal ini pasti antarpartai akan berkomunimasi

“Itu kan keputusan dari institusi ya terima kasih. (komunikasi dengan partai?) pasti antarpartai akan berbicara. Ya masing-masing ada aturannya tentu kita hormati,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

DPW PAN Jateng Deklarasikan Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024

0
Ganjar Pranowo menghadiri acara Launching Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, Partai Amanat Nasional (PAN), di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022). Foto: Ist

BETANEWS.ID, SEMARANG – Teriakan ‘Ganjar Presiden’ bersautan di acara Launching Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, Partai Amanat Nasional (PAN), di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022).

Teriakan itu menggema saat Ganjar Pranowo tiba bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Menteri BUMN Erick Thohir. Saat berjalan memasuki ruangan itu, ratusan kader PAN tak henti-hentinya menyambut dengan yel-yel, “PAN Menang, Ganjar Presiden!”

Satu per satu kader PAN disalami Ganjar. Ia selalu tersenyum dan menyapa para kader yang sangat antusias. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Plt Ketua DPW PAN Jateng, Zainudin Maliki. Dalam sambutannya, Zainudin menyampaikan optimisme kepada kader untuk berjuang menang pada Pemilu 2024.

Baca juga: Ganjar Disanksi, Pakar Politik UNS: ‘Bisa Saja Upaya PDIP Raih Simpati Publik’

“Agar PAN jadi partai pemenang di pemilu 2024 dan PAN jadi partai besar,” kata Zainudin.

Zainudin lantas mengatakan kader PAN juga harus mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk pandai memilih pemimpin. Tokoh yang dipilih mesti pemimpin dan politisi yang waras.

“Kita ajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang waras, politisi yang waras, termasuk memilih calon presiden dan wakil presiden yang waras,” ujarnya disambut teriakan Ganjar Presiden.

Baca juga: Ganjar Sesalkan Relawan Ganjar yang Laporkan Puan ke KPK hingga Benturkan Jokowi dengan PDIP

Zainudin lalu mengatakan, bahwa DPW PAN Jateng sudah menentukan sosok calon presiden. Zainudin berharap, suara dari Jawa Tengah ini jadi pertimbangan PAN menentukan calon presidennya.

“Sekali lagi ketum, kami mohon jangan lupa dan harus diperjuangkan jadi keputusan politik dari PAN, Bapak Ganjar Pranowo adalah calon presiden republik indonesia tahun 2024 nanti,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Pemkot Semarang Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

0
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Dok. Betanews.id

BETANEWS.ID, SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Tak terkecuali Kota Semarang.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin mengimbau kepada seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak dari cuaca ekstrEm.

Pihaknya menyebut, akibat curah hujan tinggi yang sering terjadi di sejumlah wilayah Semarang menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, BPBD Jateng Sebut Semua Daerah di Jateng Rawan Bencana

“Kita minta semua pihak untuk waspada kondisi-kondisi tersebut, ” kata Iswar Aminuddin saat dihubungi belum lama ini.

Lebih lanjut, Iswar menjelaskan, bahwa tekstur tanah di Kota Semarang sendiri merupakan rawan ancaman bencana longsor. Karena jenis tanah merupaka material yang mudah lepas.

“Jenis tanah yang ada di Semarang adalah material yang mudah lepas. Kompaksinya belum terkompaksi dengan baik. Alam kita seperti itu, jenis tanah kita, sehingga ketika ada retakan mudah terjadi kelongsoran,” tutupnya.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Disperindag Pastikan Stok Beras di Jateng Aman Sampai Libur Nataru

0
M Arif Sambodo, Kepala Disperindag Jateng. Foto: Ist.

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memastikan ketersedian beras masih aman sampai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

“Dipastikan persediaan aman, tapi untuk pergerakan harga sedikit naik, khusunya beras medium. Yakni mengalami kenaikan hingga Rp 10.500 per kilogram,” kata Muhammad Arif Sambodo, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Stok Pangan di Jateng Dipastikan Aman Jelang Ramadan, Ganjar : ‘Hanya Soal Harga Masih Fluktuatif’

Hal ini sudah dipastikan karena pihaknya sudah melalukan komunikasi dan koordinasi dengan Perum Bulog dan memantau beberapa ketersediaan di pasar. Hasilnya, stok beras di Jateng hingga Nataru 2023 aman.

Pihaknya menyebut, untuk menjamin stok bahan pokok serta upaya mengendalikan stabilitas harga, Disperindag Jateng akan terus menggencarkan operasi pasar atau program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

“Beras masih aman, terakhir kami baru saja menelepon Bulog tentang ketersediaan saat Nataru. Kami juga terus melakukan kegiatan stabilisasi harga dan KPSH masih akan terus berjalan,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Ancaman Krisis Pangan, 4 Kelurahan di Kota Semarang Dipilih Jadi Role Model Ketahanan Pangan

Disperindag Jateng melalui program operasi pasar dan KPSH akan terus berupaya menjaga kestabilan harga agar tetap masih terjangkau dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Tidak perlu panik, yang penting pemerintah menjamin keberadaan stok komoditi bahan pokok, termasuk pengendalian harga,” tutupnya.

Editor: Kholistiono

Banner Ads

Kisah Anik Rintis Usaha Kue, Awalnya Coba-Coba Kini Jadi Bisnis Menjanjikan

0
Ni'mah sedang menghias kue di dapur rumahnya. Foto: Erna Safitri

BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu, Zumrotun Ni’mah (34) dibantu satu karyawan tampak sibuk membuat cake dan puding pesanan pelanggan. Ia terlihat memotong milecrape cake menjadi beberapa bagian yang nantinya dijual per slice.

Sehari-hari, perempuan yang akrab disapa Anik itu memang tak jauh-jauh dari dapur rumahnya. Pesanan yang datang bertubi-tubi bahkan sampai membuatnya hanya bisa melayani maksimal 3 orderan kue sehari.

Bagi Anik, usaha yang dirintis pada 2016 itu merupakan jalan rezeki yang datang secara tak terduga. Mengingat, ia memulai bisnis itu dari iseng mencoba dan menawarkannya pada teman-temannya.

Baca juga: Elmo Sweet Candy, Usaha Rumahan yang Pembelinya Ramai Terus Kayak Toko Kue Ternama

“Awalnya merintis ini coba-coba dan masih bekerja. Dulu kerja di ritel cukup lama dari 2008-2017 dan setiap hari di jalan terus ke luar kota. Makanya kemudian berusaha mencari apa yang bisa dikerjakan di rumah, karena saya mikirnya nggak punya skill apa-apa setelah tidak bekerja. Jadi coba bikin cake ini,” terangnya.

Melalui promosi di sosial media itu, Anik kemudian mendapatkan beberapa pesanan setiap harinya. Ia membuat pesanan cake sepulang dari bekerja. Selang satu tahun, Anik merasa lebih nyaman dengan kegiatan barunya tersebut lalu memutuskan untuk resign.

Ia menuturkan, membuat cake hanya bermodalkan ilmu yang didapatnya secara otodidak melalui YouTube dan konten di sosial media lainnya. Selama mengembangkan usahanya itu, semua resep yang ia pakai adalah hasil eksperimennya. Untuk menentukan rasa yang pas beberapakali ia meminta saran saudara dan teman.

“Semua otodidak dari sosial media Youtube, kalau ibu dulu usaha makanan basah, jajan pasar gitu. Dari coba-coba lalu beberapa kali dicobakan ke teman dan saudara kalau enak dan saya suka langsung dilanjutkan. Pernah ambyar juga hasil cakenya yang terpenting pantang menyerah,” tuturnya.

Baca juga: Rintis Bisnis saat Pandemi, Nandar Buktikan Bisa Sukses Usaha Roti yang Harganya di Bawah Pasaran

Kini, usaha yang diberi nama Elmo Sweet Candy itu menawarkan banyak jenis cake ulang tahun di antaranya tart karakter, Korean cake, japanese chese cake, cake alfabet, klepon cake, entermet cake, coklat pinata, aneka puding dan desert box.  Pelanggannya tak hanya dari Kudus, melainkan ada dari Jepara, Pati dan Demak.

Alhamdulillah, setiap hari selalu ada pesanan cake ulang tahun. Bahkan sering nolak karena full order. Kedepannya bisa berkembang lagi dari sekarang, punya toko sendiri dan dapur khusus untuk bikin roti,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads

Uniknya Tas Rajut dari Nitnot Project yang Penjualannya hingga Luar Jawa

0
Tas rajut karya Anita yang dijual di Nitnot Project. Foto: Sekarwati

BETANEWS.ID, KUDUS – Anita Rahmawati (38) terlihat sedang merajut di bagian tengah rumahnya di Desa Prambatan Lor Gang 3 nomor 115, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Di dekatnya, beberapa tas berbagai bentuk dan warna tampak terpajang di sebuah meja kecil. Tas-tas itu merupakan hasil karyanya yang rupanya sudah punya pelanggan di berbagai daerah.

Di usaha bernama Nitnot Project itu, Anita memang fokus membuat tas rajut yang punya bentuk unik. Keunikan produknya itu lah yang membuat jualannya laris manis dan banyak diburu pembeli.

“Saya buat tas rajutnya yang unik. Saya juga ambil model-modelnya dari luar negeri seperti Rusia, sehingga orang merasa beda dan tidak sama dengan rajutan-rajutan yang lain. Selain itu saya juga menggunakan bahan benang T-yarn,” katanya pada betanews.id, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Tas Impor Harga Murah di Yoshi Shop Kudus yang Bisa Terjual Puluhan Sehari

Tidak hanya itu, pembeli juga dapat memesan secara custom mulai dari ukuran, model, dan warna. Anita menambahkan, untuk satu buah tas rajut ia dapat menghabiskan waktu hingga 2-3 jam pengerjaan. Untuk harga tas, ia bandrol mulai dari Rp130 sampai Rp300 ribu.

Meskipun terbilang usaha rumahan, penjualan tas rajut di Nitnot Project ternyata tak main-main. Anita kini sudah sering mendapatkan pesanan dari luar Pulau Jawa, seperti Bali, Sumatra, dan Kalimantan.

“Untuk saat ini kami masih fokus pembuatan tas rajut saja. Ada berbagai macam model yang saya buat seperti sling bag, tote bag, dan hand bag. Kebanyakan yang pesan tas ukuran besar,” terangnya.

Baca juga: Sepatu Lokal di Holy Shoes Dikenal Termurah di Kudus, Setiap Hari Ada Diskon hingga Rp200 Ribu

Cara pemesanannya juga cukup mudah. Pembeli dapat menghubungi melalui Instagram @nitnot.project atau nomor WhatsApp 0813 2807 0887.

“Agar tetap awet, saat mencuci tak usah mengunakan mesin dan dikucek, melainkan dengan cara direndam mengunakan sabun kemudian diperas,” terangnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Banner Ads
33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,342PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler