Para Tokoh Dorong Kretek Diakui Sebagai Warisan Budaya Asli Indonesia

Asa mengatakan, pembahasan di Sarasehan Kretek semakin panas dan semakin dinamis. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk antusiasme dan semangat dalam memperjuangkan kretek sebagai warisan budaya Indonesia.

“Tujuan besarnya dari kegiatan ini, agar ada kesepakatan kretek bisa menjadi bagian warisan kebudayaan Nusantara,” bebernya.

Oleh karena itu, lanjut Asa, strategi kebudayaan harus dijalankan. Para pelaku industri kretek bisa memperkuatnya melalui kebudayaan atau melalui cabang-cabang seni yang lebih banyak lagi. Sementara para aktivis bisa memperkuatnya melalui media sosial.

-Advertisement-

Pada momen ini juga muncul gagasan Peringatan Hari Kretek. Pihaknya, sebenarnya sudah punya tanggal yang pas yakni 10 Juni yang merupakan tanggal wafatnya penemu Kretek, Haji Djamhari.

“Tetapi tadi juga ada usulan, agar perlawanan M Nitisemito ketika menutup pabriknya di Jati dengan 12 ribu karyawan sebagai Hari Kretek. Berarti itu tanggal 16 Desember. Sebab M Nitisemito menutup pabriknya pada 16 Desember 1936. Oleh karenanya, kita akan tawarkan kembali, mana yang akan dipilih sebagai peringatan Hari Kretek,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER