31 C
Kudus
Jumat, April 19, 2024

Jalan Kauman Juwana Rusak Parah dan Berdebu, Orang Tua Keluhkan Anaknya Sesak dan Flu

BETANEWS.ID, PATI – Akses jalan raya yang berada di kawasan Jl WR Supratman Juwana atau tepatnya di Desa Kauman, Kecamatan Juwana, Pati, rusak parah dan berdebu.

Bahkan saking geramnya warga karena tak kunjung ada perbaikan, warga kemudian melakukan blokade jalan tersebut. Hingga siang tadi, berbagai benda seperti kursi, kayu maupun meja masih diletakkan di jalan sebagai penghadang.

Baca Juga: Protes Jalan Rusak dan Berdebu, Warga Juwana Pati Blokade Jalan

Kekesalan warga ini memuncak, karena hampir setiap hari, mereka terganggu dengan adanya debu dari lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bahkan, salah satu orang tua bernama Patar mengaku kalau debu yang berasal dari jalan berdampak terhadap kesehatan anaknya.

“Ya, yang saya sekarang ini anak-anak mengalami sakit, termasuk batuk, pilek, sesak, karena pengaruh debudebu, ” ujar Patar, Kamis (28/3/2024).

Dengan kondisi tersebut, dirinya setiap hari terpaksa harus menyiram jalan yang berada di depan tempatnya. Hal itu katanya untuk mengurangi polusi udara.

Warga lainnya, Wulan juga menyebut kalau debu yang berasal jalan yang rusak itu menimbulkan ketidaknyamanan. Sebab, debu dari jalan beterbangan sampai masuk ke dalam rumah.

Dengan kondisi itu, dirinya terpaksa harus menyapu pelataran bisa sampai dengan tiga sampai empat kali sehari. Bukan hanya itu, dirinya juga harus menyiram jalan yang berada di depan tokonya.

“Ya terpaksa disiram mas. Karena debunya itu masuk sampai rumah, jadi ya sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan, ” ungkapnya.

Ia pun berharap, jalan rusak yang berada di Jl WR Supratman Juwana bisa segera dilakukan perbaikan atau pengaspalan.

Baca Juga: Pj Bupati Larang Warga Pati Takbir Keliling di Jalan Raya

Wulan menyebut, sebenarnya jalan rusak yang berada di kawasan Jl WR Supratman sudah terjadi sudah lama. Hal itu kemudian diperparah dengan musim hujan, apalagi kendaraan banyak lewat jalan tersebut.

“Akhirnya ini dikasih batu klicak dan pasir. Tapi kok cuma dibiarkan, tidak ditangani lagi, ” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER