31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Cerita Manis Amin Bisnis Booth Container: Dari Niat Bantu Teman Malah Jadi Ladang Rezeki

BETANEWS.ID, KUDUS – Muslimin (37) siang itu terlihat sedang membuat booth container pesanan pelanggannya di DTS Jaya Kreasi, Kelurahan Mlati Norowito, sebelah Utara Kantor BPBD Kudus. Dengan temannya, pria yang akrab disapa Amin itu tampak berbagi tugas untuk menyelesaikan satu per satu pekerjaan yang sudah ditarget rampung dalam waktu cepat.

Di sana, berbagai macam model booth container dengan ukuran yang berbeda terlihat sudah jadi tinggal menunggu dijemput oleh pelanggannya. Sementara mereka berdua ada yang sedang melakukan finishing, ada pula yang memotong galvanis sebagai bahan.

Budi sedang menyelesaikan pembuatan Booth Container di DTS Jaya Kreasi. Foto: Kaerul Umam

Saat ditemui, Amin pun bersedia membagikan kisahnya merintis bisnis yang bergerak di pelayanan jasa las. Ia menuturkan, bisnis yang dirintis sejak 1 November 2022 itu, menjadi suatu hal yang tak dibayangkan sebelumnya. Ia menyebut perjalanannya serba mulus karena merasa dipermudah.

Baca juga: Yatim Piatu Sejak SMP hingga Putus Sekolah Tak Buat Ainur Putus Asa Cari Rezeki Halal

“Mungkin saja karena dari niat untuk membantu teman yang pada saat itu sedang kolaps dalam usaha las. Jadi waktu itu ada teman yang sedang kesusahan dengan menjual semua mesin lasnya karena sudah bangkrut. Saya pun membeli semua peralatan itu, padahal saya tidak mempunyai keahlian sama sekali,” bebernya, Rabu (10/1/2024).

Meski begitu, ia merasa bahwa mesin itu nantinya dapat dimanfaatkan. Suatu ketika, mesin lasnya dibawa ke tempat servis karena lama tak digunakan. Amin pun bertemu dengan teknisi perbaikan las yang ternyata adalah teman sekolahnya dulu.

Pertemuan itu membuat Amin belajar banyak tentang mengoperasikan mesin las dengan temannya tersebut. Ia mengaku hanya belajar satu pekan dan sudah memahami dasar-dasar pengelasan yang benar.

“Saya rasa semua jalan membangun usaha ini sangat dipermudah. Selang dua pekan, ada orang yang menawarkan pekerjaan las dengan membuat pintu lipat di Jepara. Jadi itu pesanan pertama kali saya, padahal waktu itu hanya mengetahui dasar saja,” ungkap warga Rendeng RT 1 RW 1, Kecamatan/Kabupaten Kudus itu.

“Saat mengerjakan, saya dibantu dua orang dan dua orang itu juga tidak mengerti tentang las. Namun ternyata bisa jadi, pelanggan juga puas dengan hasilnya,” tuturnya.

Baca juga: Kisah Ningsih Berdayakan Ibu-Ibu di Bintoro Demak untuk Olah Sampah jadi Duit

Semakin hari, katanya, pesanan pembuatan pintu lipat, semakin berkembang hingga hasilnya melebihi dari servis elektronik. Akhirnya, ia pun merintis usaha di Kudus, pada 1 November 2022, dengan membuat gudang atau bengkel las.

Dengan melayani pesanan pembuatan booth container, usaha itu semakin banyak pemesanan. Sebab, di tengah menjamurnya penjualan jajanan kekinan, membuat usahanya saat ini semakin banyak kerjaan.

Alhamdulillah saat ini sedang banyak pesanan pembuatan booth container. Satu pekan setidaknya bisa menyelesaikan dua buah, itupun harus lembur karena target yang sudah ditentukan,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER