31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Aliansi Ormawa UIN Solo Gelar Aksi, Presiden Dema Buka Suara Soal Kasus Pinjol

Mereka juga menuntut pihak Rektorat dan jajaranya untuk meminta maaf kepada Dema UIN Raden Mas Said Solo. Sebab, pihak Rektorat diklaim telah mengelurakan statemen yang tidak sesuai fakta sehingga memicu kegaduhan. 

Aliansi Ormawa UIN Raden Mas Said juga meminta Rektorat dan jajaranya harus menanggung dampak kerugian materil yang dialami Dema UIN Raden Mas Said Solo, kerena intruksi pembatalan kerja sama secara sepihak. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Pernyataan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta terkait PBAK 2023 tertanggal 7 Agustus 2023 lalu.

Baca juga: Buntut Kasus Paksa Maba UIN Raden Mas Said Daftar Pinjol, Rektor Diminta Bubarkan DEMA

-Advertisement-

“Samapi hari ini, selama 21 hari saya terus mencari data, mebersihkan apa yang seharusnya dibersihkan. Kami juga tidak diberikan kesempatan untuk melakukan konfirmasi, tapi sudah dicabut” ucap Ayuk di hadapan awak media saat aksi berlangsung.

Sedangkan, terkait keamanan data mahasiswa baru yang mendaftar, Ayuk menjelaskan bahwa Dema dengan OJK telah berkomitmen untuk melakukan pengamanan berupa pemblokiran permanen terhadap akun mahasiswa baru yang telah melakukan registrasi. 

“Pihak kami bersama OJK juga telah berkomitmen untuk menjamin keamanan pengamanan data mahasiswa baru. Sehingga dapat dijamin keamanan data mahasiswa baru tersebut,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Mas Said, Prof. Mudhofir mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat. Selanjutnya pihaknya mendapatkan rekomendasi tentang kelanjutkan masalah ini. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER