Menurutnya, jenang yang dibuat dengan cara tradisional terasa lebih enak dan lentur. Hal itu dikarenakan cara mengaduknya bisa berbagai arah, sehingga lebih merata jika dibandingkan menggunakan alat yang hanya satu arah.
“Kedepan juga ingin punya alat yang modern, tapi manual tetap saya pertahankan sebagai tradisi. Proses memasaknya membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Ini tadi 10 Kilogram beras ketan, kelapa 25 biji, gula kelapa 10 kilogram dan gula 16 Kilogram. Nanti bisa jadi jenang 45 Kilogram,” ungkapnya.
Jenang buatan Fatkah biasanya dipesan untuk acara lamaran dan pernikahan. Selain itu juga banyak dipesan untuk oleh-oleh mahasiswa dari luar kota yang kuliah di Kudus.
“Mahasiswa yang dari luar kota biasanya beli untuk oleh-oleh waktu pulang kampung. Kemasan di sini ada nampanan dan ada yang di mika juga. Harga perkilogram Rp 35 ribu, tapi rencana mau naik karena menyesuaikan bahan pokok yang naik,” bebernya.
Harga dan Varian Rasa Jenang Kudus


