31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaKISAHUsaha Batu Bata...

Usaha Batu Bata Bangkrut, Sentut Bangkit Rintis Warung Sate yang Kini Tak Pernah Sepi Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS – Supardi (50) bisa jadi salah satu contoh bahwa hobi mampu memberikan rezeki yang melimpah. Kegemarannya makan sate lah yang kini menjadikannya sebagai pemilik warung sate yang tak pernah sepi pembeli.

Pria yang akrab disapa Bang Sentut itu mengkisahkan, pergulatannya dengan bisnis sate bermula dari usaha bata merahnya yang terimbas krisis moneter di 1998. Waktu itu, ia nekat membuka warung sate dan gulai dari uang sisa bisnisnya.

Sate kambing yang dijual di Istana Sate & Gule Bang Sentut. Foto: Erna Safitri

Saat awal membuka warung pada 1999, Sentut tak punya keahlian memasak sate kambing dan gulai. Waktu itu, ia hanya mengandalkan resep secara otodidak dan saran dari pembeli. Seiring berjalannya waktu, Sentut akhirnya menemukan resep yang tepat untuk sate kambing dan gulainya.

- Ads Banner -

Baca juga: Istana Sate & Gule Bang Sentut Ini Terkenal Dagingnya Empuk dan Bumbunya Meresap

Namun, baru merasakan warungnya ramai, pada 2015 dirinya terpaksa pindah tempat hingga beberapa kali karena tempatnya berjualan hendak dibangun minimarket. Karena lelah berpindah tempat, ia putuskan membuka warung satenya di halaman depan rumahnya sendiri.

“Pindah lokasi empat kali karena dibikin minimarket, lalu habis kontrak akhirnya buka di rumah saja. Alhamdulillah pelanggan setiap saya pindah selalu cari kita. Lalu terakhir sampai saya bikin selebaran bertuliskan sate pindah lokasi di rumah diberikan ke pelanggan yang datang dulu itu,” tuturnya, Selasa (15/11/2022).

 Kepindahan warung satenya itulah, cikal bakal ia menambah menu sate lainnya. Untuk menarik banyak pelanggan ia memberikan beberapa pilihan sate, seperti sate sapi, sate ayam, hingga sate kelinci.

“2017 pindah di rumah lalu dibikin naman Istana Sate & Gule Bang Sentut, menunya saya tambahkan biar menarik banyak pelanggan juga. Alhamdulillah malah pada suka. Kemudian bukanya dari pagi sampe malam. Lalu dua tahun terakhir isi waktu luang setiap jam 12.00 siang saya jualan sate ayam di depan pabrik Djarum Bulungan juga,” ungkapnya.

Baca juga: Merantau ke Kudus Demi Hidup Layak, Ini Kisah Radit Rintis Usaha Cimol Bojot

Kini, meskipun berpindah lokasi di dalam gang, Istana Sate & Gule Bang Sentut semakin diminati banyak orang. Pelanggan yang datang tak hanya warga Kudus, tetapi dari luar kota bahkan turis Australia juga sempat mencicipi lezatnya sate buatannya.

Sate buatan Sentut ini terkenal memiliki daging yang empuk. Untuk rasanya tidak diragukan lagi, dengan bumbu khas dari rempah-rempah yang meresap ke daging. Untuk sambalnya ada dua varian yaitu sambal kecap dan sambal kacang.

“Harga kita mengikuti pasar tapi masih terjangkau. Satu porsi sate kambing dan sate sapi  Rp27 ribu, Rp35 ribu sate kelinci, Rp15 ribu sate ayam, dan Rp10 ribu untuk gulai,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler