Petugas Stasiun Iklim A Yani Semarang memantau cuaca. Foto: Kaerul Umam

Pembentukan awan cukup tinggi tersebut Kata Giyarto, berpotensi meningkatkan curah hujan saat memasuki musim penghujan di wilayah Jawa Tengah, termasuk Kudus dan Pati. Selain itu di Kudus dan Pati juga ada potensi pertumbuhan awan cumulonimbus cukup tinggi.

“Jadi, selain curah hujan tinggi, dan angin kencang, hujan disertai petir yang disebabkan oleh awan cumulonimbus akan terjadi di Kudus dan Pati selama periode tersebut,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau agar warga Jawa Tengah khususnya Kudus dan Pati untuk waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina tersebut. Potensi bencana yang bisa terjadi antara lain, banjir, banjir bandang, tanah longsor, puting beliung, serta bencana lain.

Banner Ads

Selama ini pihaknya melakukan mitigasi secara masif dan struktur. Mulai memberikan informasi perkiraan cuaca yang sifatnya berdampak tiga hari, dua harian, hingga satu hari. Serta memberikan informasi peringatan dini, yang informasinya disebar luaskan melalui watshap group. Menurutnya ada lebih dari 25 group, berisi elemen masyarakat umum, stok holder terkait, TNI, polri, hingga ke jajaran Babinsa.

“Mudah-mudahan dengan informasi yang kita berikan secara masif dan struktur, bisa menggugah masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi alam yang terjadi pada saat La Nina,” harapnya.

Tinggalkan Balasan