Dina Noviadriana. Foto: Kaeul Umam

Normalisasi Sungai di Wilayah Kudus dan Pati

Kabid Operasi dan Pemeliharan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Dina Noviadriana mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan pengendalian banjir berupa galian alur dan tanggul di tujuh sungai di wilayah Pati dan Kudus.

Menurutnya, sungai-sungai yang dinormalisasi tersebut meliputi Sungai Juwana, SWD 1, SWD 2, Sungai Tuntang daerah Grobogan, Sungai Gelis, Sungai Jajar, dan Sungai Blorong.

“Ada tujuh sungai dan tanggul-tanggul yang sudah kami normalisasi, belum semuanya. Karena kan untuk menangani satu sungai terkait dengan pengendalian banjir harus satu sistem, mulai dari hulu ke hilir. Nah kita harus punya desain yang betul terkait debitnya berapa, kemudian kapasitas sungai harus kita kembalikan berapa,” katanya kepada Tim Liputan Khusus Beta News.

Banner Ads

Ia menjelaskan, fungsi normalisasi adalah untuk mengembalikan kapasitas sungai. Selain itu juga diperlukan penguatan tanggul-tanggul sungai yang rawan longsor. Pihaknya butuh desain yang komprehensif, dari hulu ke hilir sungai.

“Nah itu yang kami belum punyai di beberapa sungai. Sehingga kami masih menunggu desain. Anggaran pun sekarang perlu prioritas. Makanya tadi saya sampaikan, prioritas saat ini mengatasi sungai-sungai yang menimbulkan banjir yang berdampak pada jalan nasional,” tuturnya.

Ia menyebut, kendala yang dihadapi ketika melakukan normalisasi adalah pertumbuhan yang sangat pesat di daerah-daerah. Bahkan rumah-rumah warga juga ada yang menempati di bantaran sungai, padahal seharusnya hal tersebut tidak dilakukan.

“Jika memang permasalahan (banjir) itu ingin selesai, termasuk ya bagaimana kita menggandeng pemerintah daerah untuk bersama-sama menertibkan rumah-rumah yang di bantaran sungai maupun sempadan. Kemudian kesadaran masyarakat juga kurang, ada masyarakat yang membuang sampah ke sungai mengakibatkan banjir,” bebernya.

Tinggalkan Balasan