Menurut Budi, banjir bandang juga menyebabkan banyak area lahan pertanian yang tergenang. Hal itu dikarenakan daerah pertanian lebih rendah dari daerah permukiman warga.

“Area persawahan yang rawan terendam sekitar 250 hektare, yang masuk di wilayah kami setengahnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Budi Waluyo mengatakan, pihaknya sudah berupaya untuk melakukan reboisasi di Pegunungan Kendeng. Dia tidak menampik wilayah Gunung Kendeng gundul, namun sebagian besar tidak masuk di wilayah Kudus.

Banner Ads

“Kami sudah berusaha melakukan koordinasi dengan wilayah Pati maupun Grobogan agar banjir bandang ini tidak terjadi setiap tahun. Kalau di wilayah Kudus itu sudah hijau, tapi kalau yang lain gundul kan tetap saja air melimpas ke Wonosoco,” keluhnya.


Tim Lipsus 12: Rabu Sipan (Reporter/Host), Ahmad Rosyidi, Kaerul Umam (Reporter/Videografer), Suwoko (Editor), Andi Sugiarto (Video Editor), Manarul Hidyat (Videografis), Lisa Maina Wulandari (Translator), Ludfi Karmila (Transkriptor) Dian Ari Wakhidi (Perlengkapan)

Tinggalkan Balasan