Oei Tiong Ham memulai karir bisnisnya sebagai pedagang opium di Semarang. Kemudian ketika Semarang Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) meluaskan jaringan kerta api, Oei Tiong Ham juga melonggarkan aktivitas perdagangan opiumnya di sana. Dengan model keuntungan yang sangat besar dari perdagangan opium di Semarang, Jogayakarta, nni kemudian Oei Tiong Ham berani mengikuti lelang yang diadakan di kota-kota besar lainnya di Jawa.

“Terutama Jogja, Solo, Madiun dan Surabaya, itu dikuasai semua. Jadi bisa dibayangkan betapa besarnya keuntungan yang didapat Oei Tiong Ham dari perdagangan opium itu,” tambahnya.

Tidak hanya itu, menurut Rukardi, karena Oei Tiong Ham dari kecil sudah terampil dalam berdagang, dia juga bisa mengetahi dapat melihat semua peluang sebagai cuan. Sehingga saat ada peluang apa yang bisa menguntungkan dan menghasilkan uang akan dilakukan Oei Tiong Ham.

Banner Ads

Tim Lipsus 10 – Dafi Yusuf (Reporter/Host) Rabu Sipan, Ahmad Rosyidi, Kaerul Umam Reporter/Videographer), Suwoko (News Editor), Andi Sugiarto (Video Editor), Manarul Hidayat (Videographic) Lisa Mayna Wulandari (Translator), Ludfi Karmila (Transkriptor), Dian Ari Wakhidi (Crew).

Tinggalkan Balasan