31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaWisataUdara Yoga, Wisata...

Udara Yoga, Wisata di Jepara yang Suguhkan Suasana Mirip Bali

BETANEWS.ID, JEPARA – Alunan musik tradisional Bali yang merdu langsung menyambut para wisatawan saat memasuki Udara Yoga. Di taman berisi pepohonan yang rimbun itu, terdapat beberapa gazebo yang sudah dipenuhi pengunjung. Nuansa Pulau Dewata semakin kental ketika melihat beberapa pohon diselimuti kain kotak hitam dan beberapa lampu taman bermotif Bali.

Destinasi yang berada di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara itu memang sedang jadi perbincangan, baik warga Jepara maupun luar daerah. Bagi yang belum punya kesempatan ke Bali, tempat ini jadi area pelipur mereka.

Udara Yoga, destinasi wisata di Jepara yang sedang naik daun di Jepara. Foto: Kartika Wulandari

Menurut Pemilik wisata Udara Yoga, Komang Subastian (40), awalnya ia hanya mengelola taman ini untuk kebutuhan pribadi saja. Karena dulu ia pernah hidup di Bali selama 30 tahun, ia membuat konsep tamannya menjadi persis seperti di Bali.

- Ads Banner -

“Awalnya buat taman untuk kepentingan pribadi saja, untuk jalan-jalan naik kuda. Karena dulu saya pernah tinggal di Bali, jadi saya membuat konsep taman ini persis Bali. Mulai dari suasananya yang hijau, pernak-pernik khas Bali, dan alunan musik tradisional Bali pun ada di sini,” jelasnya Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Eloknya Pantai Blebak Jepara yang Bikin Banyak Orang Tak Ingin Cepat-Cepat Pulang

Saat mulai membuat taman ini pada 2018, ia sebenarnya tak pernah berpikir menjadikannya tempat wisata komersial. Namun, karena banyak warga yang tertarik berlibur di sana, ia kemudian menatanya lagi untuk kebutuhan wisata.

“Dulu kan untuk pribadi. Eh lama-lama kok banyak orang yang ke sini buat foto-foto. Ya sudah tiket masuknya saya beri gratis. Tapi akhirnya karena ramai, saya patok harga masuk Rp 5 ribu untuk biaya kebersihan,” tambahnya.

Taman yang seluas 1.500 meter persegi ini memiliki 13 gazebo, kolam renang untuk anak-anak, dan beberapa spot foto selfi. Wisatawan  juga bisa naik kuda yang telah disediakan oleh pihak pengelola wisata. 

“Untuk tiket naik kuda kita bandrol Rp 5 ribu saja. Terus karena taman ini tidak saya jadikan bisnis, jadi kalau tiket masuk ada yang nawar Rp 3 ribu juga tidak apa-apa, saya bolehkan,” jelasnya di wisata yang buka mulai pukul 9.00 WIB hingga 17.00 WIB itu.

Sejak dibuka untuk umum, lanjut Komang, wisatwan yang berkunjung ke tempatnya itu juga sudah banyak dari berbagai daerah. Bahkan ada beberapa turis mancanegara yang juga datang ke wisata ala Kampung Bali ini.

Baca juga: Hutan Mangrove Glagah Wangi Ini Hits Banget di Jepara, Spot-Spot Fotonya Ciamik

“Kalau lokal sampai di Jogja, Semarang, paling banyak Pati dan Blora, Kudus juga banyak. Ada Australia, Jerman juga ada. Mereka penasaran di Jepara kok ada kampung Bali kecil, mereka bilang very nice,” ungkap Komang. 

Sementara itu, salah satu wisatawan asal Jepara, Laili mengaku penasaran dengan wisata ala Bali itu. Setelah melihat, dia pun mengaku senang karena suasana sejuk dan mirip Bali. 

“Saya baru pertama kali kes ini. Dan setelah ke sini langsung berasa suasanya mirip seperti di Bali,” tandas Laili.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler