31 C
Kudus
Rabu, Juni 29, 2022
spot_img
BerandaSejarahTalang Londo, Saluran...

Talang Londo, Saluran Irigasi di Semarang yang Berusia Ratusan Tahun Ini Masih Berfungsi Apik

BETANEWS.ID, SEMARANG – Di Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang terdapat peninggalan sejarah berupa saluran air dari kayu yang disebut warga Talang Londo. Meski dari namanya, talang atau saluran air tersebut lebih menunjukkan peninggalan Belanda, namun warga meyakini jika talang tersebut dibuat oleh Wali Songo.

Talang Londo tersebut, berada di daerah yang cukup terpencil, yakni di sebuah curug yang diberi nama Curug Gondoriyo. Untuk melihat talang tersebut, dianjurkan didampingi penjaga kawasan tersebut, karena medannya cukup terjal dan berbahaya.

Baca juga : Curug Gondoriyo Semarang Tawarkan Pesona Air Terjun Nan Memikat Hati

- Ads Banner -

Selain itu, talang tersebut keberadaanya cukup sulit diketahui, karena ada di antara batu dan tumbuhan. Meski demikian, kebaradaan Talang Londo masih dirawat oleh warga, karena dianggap sakral.

Pengelola Curug Gondoriyo Supriyanto mengatakan, Talang Londo diyakini warga dibuat oleh Wali Songo. Selain ada talang, tempat tersebut juga dijadikan petilasan oleh para wali ketika mancari kayu untuk membuay Masjid Demak.

“Orang dulu karena kenalnya Londo (Belanda), akhirnya diberi nama itu. Padahal yang membuat adalah para wali (Wali Songo),” jelasnya saat ditemui di Talang Londo, Sabtu (21/8/2021).

Dia meyakini, jika Talang Londo sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan, dia menekankan jika kebaradaan talang tersebut sudah ada sejak berabad-abad yang lalu.

“Sudah berabad-abad, sebelum keberadaan Belanda,” katanya sembari memperlihat talang tersebut.

Dulunya, katanya, talang tersebut digunakan untuk mengairi sawah-sawah warga. Secara topografi, memang keberadaan Talang Londo lebih tinggi dibanding daerah-daerah di sektarnya. Hal itu membuat Talang Londo mudah menyalurkan air ke sawah-sawah warga.

“Ini dari dulu sampai sekarang untuk mengairi sawah-sawah warga,” ujarnya.

Meski usianya sudah berabad-abad, keberadaan Talang Londo masih terjaga. Dia menyebut tak ada kerusakan yang signifikan pada talang tersebut. Warga hanya menambah satu talang tambahan, agar airnya dapat terbagi-bagi.

Baca juga : Menengok Rumah Mantan Orang Terkaya se-Asia Tenggara di Semarang yang Kini Tak Terawat

“Ini ada tambahan satu talang lagi agar tumpah. Selain itu, agar arusnya tambah lancar juga,” imbuhnya.

Selain sudah mempunyai umur yang cukup tua, berdasarkan kesaksian warga, talang tersebut tak pernah surut meski saat musim kemarau. Hal itulah yang membuat warga mengeramatkan talang tersebut. “Itu karena kebesaran Allah saja,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler