31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda Kisah Sejak Pelihara Perkutut...

Sejak Pelihara Perkutut Katuranggan Banyu Mili, Rezeki Ndoro Kakung Lancar Bak Air Mengalir

BETANEWS.ID, KUDUS – Suara merdu burung perkutut mulai terdengar saat berada di teras sebuah rumah yang berada di RT 7 RW 6 Dukuh Boto Kidul, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Di pelataran rumah tersebut, tampak beberapa sangkar berisi burung perkutut tergantung pada baja ringan. Sedangkan di bawahnya, terlihat seorang pria sedang mengamati satu burung perkutut miliknya. Pria tersebut yakni Abdul Rohman (40) pemelihara dan penjual burung perkutut.

Seusai mengamati salah satu burung kesayangannya itu, pria yang akrab disapa Ndoro Kakung itu sudi berbagi kisah tentang budidaya daya burung perkutut. Dia mengatakan, mulai memelihara burung perkutut sejak 2006 setelah menikah. Dia mengaku istrinya adalah orang Solo.

Abdul Rohman dengan burung perkutut peliharaannya. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Sarat Filosofi, Sangkar Burung Perkutut Akim Berharga Rp 5 Juta

“Setelah menikah saya bersilaturahmi ke rumah eyang istri saya. Eyang istri saya itu hobi pelihara perkutut dan punya banyak burung perkutut. Pas sewaktu di rumah eyang istriku itu saya merasa ayem mendengar bunyi perkutut manggung, dan tertarik memilikinya. Ternyata eyang istri saya tau, dan disuruh memilih salah satu perkutut peliharaannya,” ujar Ndoro Kakung kepada Betanews.id, Rabu (9/12/2020).

Pria yang sudah dikaruniai dua anak itu menuturkan, karena belum pengalaman dalam memelihara burung perkutut, saat itu asal pilih. Namun sayangnya, saat memelihara, perekonomian keluarganya stagnan bahkan bisa dibilang kekurangan. Menurutnya saat itu ia bekerja jadi sales. Namun penjualannya mandek hingga membuat penghasilannya minim.

“Saat itu jangankan menabung. Untuk makan sehari – hari saja hampir tidak bisa. Hidup kami saat itu juga masih mengontrak,” ungkapnya sambil menghisap rokoknya dalam – dalam.

Dia mengatakan, burung perkutut pemberiannya itu dirawatnya selama tujuh tahun, selama itu pula ia dan istrinya dalam keadaan serba kekurangan. Namun setelah burung perkutut pemberian sang eyang mati, istrinya pun meminta dirinya agar memelihara burung perkutut lagi. Menurutnya, saat itu ia pun menyetujuinya. Sebab ia mengaku sudah jatuh cinta terhadap burung perkutut.

“Karena sudah berpengalaman, saya pun membeli perkutut katuranggan yang cocok untuk rumah tangga. Saat itu, saya beli burung perkutut katuranggan banyu mili, yang konon dipercaya bisa menyingkirkan segala balak dan marabahaya. Serta mampu memperlancar rezeki bak air mengalir,” jelasnya.

Baca juga : Harus Inden untuk Bisa Miliki Sangkar Burung Anggungan Buatan Kinung

Dia mengaku, sejak punya burung perkutut katuranggan banyu mili itu, rezekinya lancar terus hingga sekarang. Dia pun saat ini hanya bekerja jual beli burung perkutut khusus katuranggan dan sangkar burung perkutut. Menurutnya, meski hanya berjualan burung perkutut dan sangkarnya, perekonomian keluarganya tercukupi.

“Alhamdulillah sejak punya perkutut katuranggan banyu mili itu, ekonomi keluarga saya bagus. Rezeki mengalir terus. Meski hanya jualan burung perkutut dan sangkarnya, hasilnya mampu untuk beli pekarangan, bangun rumah, motor dan untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari,” ucap syukur Ndoro Kakung.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler