31 C
Kudus
Jumat, November 27, 2020
Beranda Kudus Pengusaha Rokok Kecil...

Pengusaha Rokok Kecil di Kudus Kini Bisa Buat Rokok Pakai Mesin di KIHT

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah mobil tampak mendatangi Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus di Jalan Lingkar Timur No 126, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (22/10/2020). Dari mobil tersebut, seorang pria mengenakan kemeja berwarna putih tampak keluar kemudian menyapa beberapa orang yang sudah menunggu. Ia adalah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo.

Kedatangannya itu untuk meresmikan KIHT Kudus dan mengikuti pemusnahan rokok ilegal hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus. Menurut Hartopo, keberadaan KIHP merupakan wujud nyata pembinaan dan pengembangan pemerintah daerah (Pemkab) Kudus kepada produsen rokok kecil. Dengan peresmian itu, Kudus menjadi kota kedua setelah Sulawesi Selatan yang punya kawasan khusus produksi rokok.

Dua pekerja sedang membuat rokok di KIHT Kudus. Foto: Ahmad Rosyidi.

“Kami berkolaborasi dengan Bea Cukai memfasilitasi mereka (pengusaha kecil). Nantinya setiap hari akan ada monitoring. Insya Allah tidak ada rokok ilegal lagi,” terangnya.

Baca juga: Bea Cukai Kudus Musnahkan Rokok Ilegal dan Barang Sitaan Senilai Rp 7,3 Miliar

Hartopo mengingatkan kepada perusahaan rokok kecil dan menengah yang masih belum tergabung dan tidak bercukai, untuk segera mendaftar. Mengingat, pendirian KIHT ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk mendorong pengusaha kecil dan menengah agar bisa berkembang.

“Yang belum masuk kelas diharapkan masuk kelas, kalau sudah masuk semua maka tidak perlu ada barang bukti (rokok ilegal) yang dimusnahkan,” kata Plt Bupati Kudus itu.

Di kawasan KIHT Kudus ini, lanjut Hartopo, sudah ada mesin pembuat rokok yang memudahkan pengusaha kecil untuk memproduksi rokok jenis SKM. Makanya, ketika sudah bergabung di tempat tersebut dan dengan dukungan pemasaran yang bagus, harapannya para pengusaha itu makin produktif dan bisnisnya terus berkembang.

Baca juga: Bea Cukai Siapkan Hadiah Uang Bagi Pemberi Informasi Rokok Ilegal

“Harga tarif sewa belum kami pikirkan, yang penting bisa berkembang terlebih dahulu agar membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Mudah-mudahan bisa juga meningkatkan perindustrian rokok dan meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Selain peresmian KIHT, Hartopo juga ikut dalam pemusnahan rokok ilegal sebanyak 6,5 juta batang. Selain rokok, turut dimusnahkan adalah 15 buah alat pemanas, serta pita cukai palsu sebanyak 4.579 keping. Sementara untuk rincian rokoknya, 6.521.294 batang sigaret kretek mesin (SKM) dan 11.880 sigaret kretek tangan (SKT). Total nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp 5 miliar dengan kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 3 miliar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

Kue Kamir Khas Arab, Pertama di Kudus yang Kini jadi Primadona

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan sebelah barat Perempatan Sucen, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kudus tampak terlihat kedai penjual...

Awalnya Hanya Hobi Ternak Ikan Guppy, Gankzoe’s Malah Mampu Ekspor

BETANEWS.ID, KUDUS - Di ruangan sebuah rumah yang berada di RT 8 RT 3 Gang Sendrong, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten...

Nganggur 8 Bulan Akibat Pandemi, Ari Bangkit Jualan Tanaman Hias di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi jalan sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tampak mobil pikap yang mengangkut...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

Pemkab Kudus Tak Larang Gelar Pesta Pernikahan, tapi Jangan Ada Panggung Hiburan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menegaskan tidak pernah melarang gelaran pesta pernikahan selama masa pandemi. Namun, pihaknya terus mengimbau pelaksanaannya...

Nissan Beri Diskon Gila-Gilaan Jelang Akhir Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS - Bagi Anda yang tengah mencari mobil jenis Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) , Multi Purpose Vehicle (MPV) ataupun Sport...