31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Gaya Hidup Board Game, Permainan...

Board Game, Permainan Seru yang Sejenak Bisa Lepaskan Ketergantungan dari Gawai

BETANEWS.ID, KUDUS – Empat pemuda sedang mempersiapkan sebuah meja dengan papan permainan di salah satu ruangan sebuah rumah yang menjadi basecamp. Mereka adalah anggota Komunitas Board Game Ning Kudus (BNK). Kebetulan, hari itu mereka akan memainkan salah satu tipe board game terbaru yang mereka koleksi. Nama dari tipe permainannya sendiri adalah Outlive. Game analog strategi itu bisa dimainkan hingga 4 orang. Di mana pemenang di sebut sebagai penguasa.

Hal itu dikatakan Ikhsan Ari Wibowo (24), Ketua Komunitas BNK yang hari itu ikut serta bertanding. Sambil menjelaskan peraturan permainan, Ikhsan dan ketiga anggota lain nampak sangat menikmati permainan tersebut. Bahkan dikatakannya, untuk satu tipe permainan papan semacam itu bisa menghabiskan sekitar dua jam. Apalagi ditambah buku petunjuk yang berbahasa Inggris, membuat permainan semakin seru.

“Karena bahasa Inggris, jadi kami sekaligus mengartikan maksud dari gamenya ini apa. Kalau satu putaran biasanya sampai 25 menit. Jadi kalau Outlive ini bisa sampai 2 jam untuk menentukan Shogun atau penguasanya. Tapi tergantung tipe juga, misal tipe dengan judul permainan lain bisa lebih singkat. Karena ada yang tipe mudah dan sulit. Nah Outlive ini, selain termasuk kategori sulit juga masih baru. Kami belum pernah memainkan ini sebelumnya,” kata Ikhsan, Minggu (21/6/2020).

Selanjutnya, Ikhsan memperlihatkan beberapa koleksi tipe permainan papan atau board game yang mereka punya. Dengan judul yang bebeda-beda, boks-boks board game itu disimpan rapi di dalam lemari berwarna putih. Jika dihitung, Ikhsan mengatakan, mereka sudah mengoleksi sekitar 20 judul papan board game. Di mana keseluruhannya dibeli melalui online shop dan merupakan buatan luar negeri.

Baca juga : BNK Kenalkan Board Game Seru untuk Dimainkan Beramai-Ramai

“Kalau board game ini justru populer di luar negeri. Kompetisinya juga ada. Kalau di Indonesia masih belum populer. Makanya, produksi permainannya juga dari sana. Tapi, sebenarnya kalau mau diulik lebih dalam, banyak permainan board game yang ringan dan kita mainkan sewaktu kecil. Seperti monopoli, ular tangga dan catur. Itu board game juga masuknya,” papar dia.

Saat ditanya harga, Ikhsan mengatakan, bahwa setiap tipe berbeda. Tergantung dari kepopuleran cerita yang ada di tipe dan level strategi permainan di masing-masing tipe.
Selain itu, board game dengan boks dan material bagus juga lebih mahal. Ia mengatakan, sejauh ini mereka mengoleksi tipe papan permainan strategi dengan kisaran Rp 500 ribu sampai jutaan rupiah untuk satu boks tipe permainan.

“Jadi karena kami sama-sama hobi, jadi ya siapa yang bisa beli, dia beli. Tapi biasanya kami juga ada uang kas. Kan kami punya profesi atau kesibukan yang berbeda-beda, nah kami mengadakan uang kas. Setiap anggota bisa mengisi uang kas tersebut sebisanya, berapapun nominalnya. Kalau sudah terkumpul, nanti kita belikan judul dan tipe yang baru,” ungkap dia.

Ia juga mengatakan, melalui board game ini, mereka bisa bermain secara langsung dan bersama. Sehingga cocok untuk mendekatkan dan menjalin silaturahmi antaranggota. Hal itu cukup penting baginya, karena ia melihat semenjak perkembangan gawai, banyak orang yang hanya memperhatikan layar kaca. Melalui board game, mereka bisa meninggalkan sejenak rutinitas kerja sekaligus ketergantungan dengan gawai dan bersosialisasi.

“Itu tadi, ini sebenarnya permainan tradisional. Karena dulu sebelum ada gawai, permainan semacam ini yang dilakukan tidak hanya untuk anak-anak. Tetapi juga di dalam keluarga saat malam hari. Sesimpel itu. Dan itu yang kami lakukan. Nah, untuk mengenalkan betapa serunya game ini nanti niatnya kami buat youtube channel khusus untuk board game yang kami mainkan. Dan ini sedang proses untuk penggarapan,” papar dia.

Editor : Kholistiono

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,139FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...